Berita Pegadaian

Pegadaian Ajak Warga Palembang Olah Sampah jadi Emas, Bisa Jadi Tambahan Penghasilan Keluarga

Pegadaian Ajak Warga Palembang Olah Sampah jadi Emas, Bisa Jadi Tambahan Penghasilan Keluarga

DOK. Pegadaian
Pegadaian Serukan Warga Palembang Aksi Nyata Buang Sampah Sama Buang Emas, Edukasi Manfaat Limbah 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- PT Pegadaian Kanwil Palembang menggelar workshop Environmental Movement, Mengolah sampah menjadi emas bertempat di The Gade Coffee and Gold PS Mall, Sabtu (15/7/2023).

Dengan adanya workshop ini, diharapkan semua masyarakat bisa tahu bahwa Buang Sampah sama dengan buang emas. 

Dengan program Tabungan Emas oleh Pegadaian, dimana masyarakat dapat menabung emas melalui kegiatan pengolahan atau pengumpulan sampah. Sehingga dapat menjadi pemasukan tambahan bagi keluarganya.

Staff Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga yang turut hadir langsung dalam Workshop menyebutkan, penumpukan sampah menjadi salah satu masalah yang perlu ditangani secara serius baik untuk lingkungan maupun kesehatan. 

Baca juga: BUMN Youth Environmental Movement, Pegadaian Partisipasi Bersih- bersih Dermaga Jukung Sungai Musi

Arya menyebutkan ibu-ibu juga harus punya kesadaran akan pentingnya mengolah sampah dan sekaligus mendapat pemasukan tambahan. 

"Diharapkan dari Workshop BUMN Environmental Movement ibu ibu bisa belajar banyak dan mengasah kreatifitas," ungkapnya, Sabtu (15/7/2023).

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Pratikno berkata bahwa kegiatan hari ini adalah runtutan dari kegiatan yang dilakukan, Jumat (14/7)2023) kemarin, bersama kurang lebih 130 millenial BUMN dengan tema Musi River Clean Up, kita sudah mengumpulkan 1,6 Ton sampah. 

Menurutnya, persoalan sampah ini tidak ada habis-habisnya. Dimana, sampah yang tertimbun dan dihasilkan luar biasa sekali.

"Pegadaian saat ini berkontribusi meskipun kecil, tapi harapan kami peran serta Pegadaian akan ikut memberikan arti." Katanya.

Terjun langsung ke pinggiran Sungai Musi merupakan aksi nyata pihaknya dalam peduli terhadap sungai kebanggaan Kota Palembang.

"Hari ini kita wujudkan dengan memberikan workshop kepada Mitra Binaan Kita yaitu Bank Sampah Sakuran dan Kampung Sayur untuk mengolah sampah menjadi uang dan uang yang dihasilkan tadi bisa ditabung ke Tabungan Emas Pegadaian." Katanya.

"Buang sampah sama dengan buang emas. Yuk sama sama sadar untuk Kapok Buang Sampah dan kita viralkan sama sama (Kapok Buang Sampah),' kata Pratikno.

Hadir juga narasumber dari PlusTik, nadia Mulya, artis atau selebriti yang sangat concern terhadap isu lingkungan. 

Dimana, Plustik sendiri merupakan startup yang berfokus melakukan daur ulang sampah plastik bernilai rendah untuk dijadikan barang baru bernilai tambah.

Nadia memberikan workshop langsung ke ibu ibu bagaimana bisa mendaur ulang sampah menjadi nilai jual dengan memberikan contoh nyata (foto).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved