Cara dan Tips

Cara Menghilang Cegukan, Ini Penyebab, Gejala dan Cara Mengbobati Cegukan

Berikut ini mengatasi cegukan terus menerus, enyebab, Gejala dan Cara Mengbobati Cegukan

Editor: Abu Hurairah
kemkes.go.id
Penyebab, Gejela, dan Cara Mengobati Cegukan 

Biasanya, cegukan seperti ini disebabkan oleh masalah kesehatan seperti:

  1. Gangguan metabolisme, seperti hipoglikemia, hiperglikemia, dan diabetes
  2. Gangguan saraf vagus, misalnya akibat meningitis, faringitis, dan penyakit gondok
  3. Gangguan sistem saraf, seperti cedera berat pada otak, radang jaringan otak atau ensefalitis, tumor, dan stroke
  4. Gangguan pernapasan, seperti penyakit pleuritis, pneumonia, dan asma
  5. Reaksi psikologi, seperti stres, gembira, sedih, takut, atau syok
  6. Gangguan pencernaan, seperti obstruksi usus, radang usus, dan penyakit refluks gastroesofagus (GERD)

Cegukan yang berlangsung lama juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan, seperti:

  1. Obat-obatan kemoterapi untuk penanganan kanker
  2. Obat golongan opioid atau pereda nyeri, seperti metadon dan morfin
  3. Benzodiazepine atau obat penenang untuk mengatasi kecemasan
  4. Anastesi atau obat bius praoperasi
  5. Methyldopa,yaitu obat untuk hipertensi
  6. Barbiturate, yaitu obat pencegah kejang
  7. Kortikosteroid, yaitu obat untuk mengatasi pembengkakan dan radang

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Cegukan Terus Menerus Pada Orang Dewasa Secara Cepat

Kenali Gejala Cegukan

Cegukan merupakan gejala dari suatu kondisi atau penyakit.

Cegukan biasanya disertai oleh sensasi pengencangan di dada, perut dan tenggorokan, biasanya akan disertai dengan bunyi 'hik'.

Namun cegukan yang berlangsung lama juga bisa menjadi indikasi dari gejala penyakit serius.

Untuk itu, apabila dilakukan pemeriksaan oleh dokter, ada beberapa tes yang mungkin dilakukan seperti:

- Endoskopi,

Pemeriksaan dengan menggunakan selang kecil yang dilengkapi lampu dan kamera ini dilakukan jika cegukan diduga berkaitan dengan gangguan pencernaan, misalnya penyakit asam lambung atau refluks gastroesofagus (GERD)

- Elektrokardiogram (ECG),

Pemeriksaan dengan mengukur aktivitas elektrik di dalam jantung ini dilakukan jika cegukan diduga berkaitan dengan gangguan jantung.

- Pemindaian sinar-X,

Pemindaian dengan tomografi terkomputerisasi atau CT scan, dan pemindaian dengan resonansi magnetik atau MRI. Salah satu dari ketiga pemindaian ini bisa dilakukan jika dokter menduga cegukan disebabkan oleh infeksi atau tumor.

- Pemeriksaan darah,

Tes ini dilakukan jika cegukan diduga disebabkan oleh gangguan hati, ginjal, atau diabetes.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved