Lirik Sholawat

Bacaan Sholawat Munjiyat, Doa Pelindung Ketika Susah, Lengkap Arab Latin dan Terjemahannya

Sholawat ini juga bisa diamalkan agar selalu mendapat pertolongan dari Allah Swt. Selengkapnya lirik sholawat Munjiyat berikut ini.

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Abu Hurairah
TRIBUNSUMSEL.COM
Bacaan Sholawat Munjiyat, Doa Pelindung Ketika Susah, Lengkap Arab Latin dan Terjemahannya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sholawat Munjiyat merupakan sholawat yang berisikan syair pujian kepada Nabi besar Muhammad SAW.

Sholawat ini juga bisa diamalkan agar selalu mendapat pertolongan dari Allah Swt.

Selengkapnya lirik sholawat Munjiyat berikut ini.

Sholawat Munjiyat

[Arab:]

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ

[Latin:]

Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât

[Artinya:]

"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw yang melaluinya Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat tertinggi , menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati."

Baca juga: Bacaan Sholawat Luthf, Lengkap dalam Tulisan Arab, Latin, Arti Hingga Faedahnya

Keutamaan Membaca Sholawat Munjiyat

Dilansir dari Tribunsumsel.com (7/7/2023) dalam Buku Rahasia Sehat Berkah Sholawat, menurut riwayatkan Ibn al-Fakihani sebutan Sholawat Munjiyat tak terlepas dari sejarahnya.

Suatu ketika Syaikh Shalih Musa Adh-Dharir, seorang ulama sufi dari tariqat Asy-Syadzili sedang melakukan perjalanan laut dengan sebuah kapal yang cukup besar.

Namun, saat berada di tengah-tengah perjalanan, muncul badai sehingga kapal terombang-ambing.

Syeikh Musa, sebagai orang yang dianggap alim, diminta penumpang untuk berdoa. Namun beliau tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved