Berita Selebriti

Kronologi Sapi Kurban Dewi Perssik Diduga Ditolak Versi Ketua RT, Hewan Ditarik Kembali Tanpa Alasan

Malkan, sang ketua RT kini dengan tegas membantah menolak sapi kurban milik Dewi Perssik dan menyebut sang pedangdutlah lah menarik tanpa alasan.....

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube/Cumicumi /Tribun Sumsel
Ketua RT Bantah Tolak Sapi Kurban Dewi Perssik, Sebut Ditarik Kembali Tanpa Alasan 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Malkan, Ketua RT 06 Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan mengungkap kronologi versi dirinya setelah dituding menolak sapi kurban Dewi Perssik yang tengah heboh di jagat maya.

Malkan dengan tegas membantah menolak sapi kurban pemilik goyang gergaji itu.

Baca juga: Momen Inge Anugrah Pindah dari Rumah Ari Wibowo, Mobilnya Malah jadi Sorotan

Malkan bahkan menyebut jika Dewi Perssik-lah yang menarik kembali sapi kurbannya tanpa alasan, dilansir dari channel youtube Cumi Cumi, Jumat (30/6/2023).

Sosok Malkan, ketua RT 06, Kelurahan Cilandak Barat yang heboh jadi sorotan bentak Dewi Perssik saat mediasi soal sapi kurban.
Sosok Malkan, ketua RT 06, Kelurahan Cilandak Barat yang heboh jadi sorotan bentak Dewi Perssik saat mediasi soal sapi kurban. (Youtube Sambel Lalap)

"Setelah saya terima (sapinya), tiba-tiba jam satu atau dua (siang) ya dia mau tarik kembali," ujar Malkan.

Menurutnya Dewi Perssik tidak memberikan alasan apapun saat akan menarik kembali hewan kurbannya.

"Nggak ada alasan apa-apa," sambungnya.

Sebelumnya, Malkan memperoleh informasi bahwa Dewi Perssik akan melaksanakan kurban di lingkungan setempat.

"Ustaz bilang bahwa Dewi Perssik akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban, kata ustaz, ya saya terima dong," bebernya.

Di samping itu, terkait dengan isu penolakan karena adanya unsur politik, Malkan tegaskan tak pernah mengaitkan masalah ini dengan isu politik.

Dia menuturkan, siapapun yang memberi sapi untuk dipotong di tempatnya, maka pihaknya akan selalu menerima.

"Ya itu justru itu, saya enggak pernah kaitian politik. Kalau bahasa saya jin iprit pun kasih sapi kesini, saya potong," ungkapnya, melansir dari Wartakolive, Kamis (29/6/2023)

Lebih lanjut, Malkan menuturkan dirinya tak mengetahui jika sapi tersebut hanya dititipkan saja.

Yang Malkan ketahui, sapi itu datang untuk disembelih di tempatnya.

Bahkan dia juga menuturkan sempat melakukan ijab kabul dengan pihak yang mewakili Dewi Perssik.

"Saya tak pernah tau sapi itu dititipkan atau tidak. Saya menerima itu katanya dari seorang ustaz, bilangnya bu Dewi mau kurban di masjid ini. Setelah saya terima jam 10.00 WIB, tiba-tiba jam 1 atau jam 2 siang, ART dia (Dewi Perssik) mau ambil sapi itu. Apa itu merupakan bentuk penolakan?" ujar Malkan.

Baca juga: Tabiat Malkan Ketua RT Dibongkar Dewi Perssik Gegara Kesal Dibentak-Bentak, Sebut Tak Amanah

Baca juga: Akhir Perseteruan Dewi Perssik dengan Ketua RT Soal Sapi Kurban, Keduanya Sepakat Berdamai

Namun setelah menerima, sapi tersebut diduga ditarik kembali.

"Mau ditarik kembali ya silakan, saya nggak pernah minta untuk orang berkurban di sini," tuturnya.

Dewi Perssik membongkar tabiat Malkan ketua RT 06 di lingkungan tempatnya. Depe menduga sang RT tidak amanah dalam menjalankan tugasnya.
Dewi Perssik membongkar tabiat Malkan ketua RT 06 di lingkungan tempatnya. Depe menduga sang RT tidak amanah dalam menjalankan tugasnya. (Tribunjakarta.com)

Sebelumnya Dewi Perssik membeberkan sapi kurban darinya yang ditolak oleh ketua RT.

Menurut mantan istri Angga Wijaya itu dirinya tak mempermasalahkan ketika sapi kurbannya ditolak.

Depe sapaan akrabnya lebih menyoroti soal penyampaian sang ketua RT yang dinilai kurang baik.

"Sebenernya nggak akan ada masalah seperti ini kalau penyampaiannya baik."

"Intinya kan Pak RT-nya memberikan amanah kepada ART saya untuk 'Sampaikan ke bos kamu, bilang sama bos kamu, kita warga tidak butuh daging', itu kan versinya pak RT," beber Dewi Perssik.

Di sisi lain Dewi Perssik mengatakan ada warga yang menyampaikan ingin daging kurban darinya.

"Tapi faktanya, warga-warga banyak kok yang bilang 'Mbak Depe, kita mau ya dagingnya'," sambungnya.

Dewi Perssik pun membela ART yang berbicara langsung dengan ketua RT tersebut.

Pelantun lagu 'Diam Diam' itu tak terima ketua RT sampai memarahi ART-nya.

"ART saya juga nggak bego, supir saya juga nggak bego, asisten saya juga nggak bego."

"Jadi kalau misalkan 'Ngomong sama bosmu', mereka sebagai bawahan saya pasti akan ngomong sama saya sebagai bosnya apa yang disampaikan."

"Kecuali saya nggak ngasih daging, nggak ngasih sapinya boleh tersinggung, saya dari awal kan nitip," ungkapnya.

Kronologi sapi kurban Dewi Perssik ditolak oleh ketua RT hingga mengaku dipalak Rp100 juta.
Kronologi sapi kurban Dewi Perssik ditolak oleh ketua RT hingga mengaku dipalak Rp100 juta. (Ig@dewiperssik9/Tribunnews.com)

Baca juga: Demi Susu Anak, Hanum Mega Jual Motor Vespa usai Bongkar Dugaan Suami Selingkuh

Dewi Perssik pun memiliki maksud baik untuk membantu membagikan daging kurban untuk warga sekitar.

Atas peristiwa itu ia menilai sikap ketua RT yang justru tidak bersyukur lantaran pihak RT justru menolak daging kurban pemberiannya.

"Saya tidak ingin membebani orang-orang sekitar di sini, saya cuma minta list-nya karena memang saya tidak memberikan alamat rumah saya."

"Harusnya kan bersyukur, 'Oh iya Mbak Depe, terima kasih sudah tidak memberikan beban buat keluarga kita untuk menyembelih'."

"Bukan malah bilang 'Warga kita tidak menerima daging kurban, sudah banyak daging kurban untuk warga kita', bukan seperti itu, itu nggak bener namanya," tutup Dewi Perssik.

Mediasi

Pertemuan pedangdut Dewi Perssik dengan Ketua RT 06/ RW 4 Lebak Bulus, bernama Malkan, terkait masalah sapi kurban yang menjadi sorotan beberapa hari belakangan, berlangsung memanas.

Pertemuan Dewi Perssik dan Ketua RT 06 Malkan terjadi di Masjid Babul Khoirot, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (29/6/2023) sore.

Pantauan Warta Kota, mediasi yang berlangsung di lantai 2 masjid, terlihat memanas.

Dewi Perssik dan Ketua Rat 06 Malkan terlihat bersitegang.

Suasana memanas saat Dewi Perssik dan Malkan saling beradu argumen dengan nada tinggi.

Wanita yang akrab disapa Depe itu pun mengamuk saat mediasi.

Ia tak terima dibentak oleh orang yang diduga ketua RT 06 Malkan.

"Ketua RT kok bentak-bentak saya, ketua RT kok marah-marah," kata Dewi Perssik sambil berteriak.

Melihat amarah Depe, beberapa orang rombongan janda cantik itu langsung menenangkan sang artis yang tengah emosi.

Tak lama kemudian, mantan istri Saipul Jamil dan Aldi Taher itu keluar ruangan dan langsung pulang ke rumah, didampingi oleh beberapa orang keluarga.

Sesampainya di rumah, Dewi Perssik memastikan hasil dari mediasinya dengan Ketua RT 06 bernana Malkan buntu.

"Mediasinya tidak ada titik temu. Tadi berhenti gitu aja," ujar Dewi Perssik.

Dewi Perssik di kediamannya, Kamis (29/6/2023). (Tribunnews)
Sembari menangis dan berurai air mata Dewi Perssik menceritakan bagaimana ia dibentak-bentak oleh Ketua RT Malkam.

"Saya perempuan, tapi dibentak-bentak sama dia. Habis bentak-bentak saya, dia ketawa-ketawa," ujar Dewi Perssik.

Soal poliitik, Dewi Perssik mengaku tidak tahu apa-apa dan sudah sejak lama berkurban di wilayahnya tapi tidak ada masalah.

"Saya bilang, bisa gak bapak gak emosi? Bisa gak datang ke rumah saya, bilang baik-baik dan mengayomi," katanya.

Menurut Dewi, ia kembali dibentak-bentak oleh Ketua RT, bahkan membawa-bawa ras atau kesukuan.

"Niat saya ibadah. Kenapa saya marah tadi seperti itu? Dia bentak-bentak saya lagi. Ngomong masalah ras lah yang sebelahnya. 'Kita orang Betawi'. Gak ada, gak ada. Mau orang Betawi, mau orang Madura, kita semua sama," kata Dewi.

"Jangan pernah berbicara tentang Ras, gak ada. Niat saya ibadah. Niat saya baik, tolong temen-temen diluruskan. Saya lakukan ini bukan cuma sekali," katanya.

Dewi mengaku sangat menyayangkan sikap Ketua RT yang marah-marah dan membentak-bentaknya.

"Saya menyayangkan sikap Pak RT. Kenapa harus bentak-bentak. Kenaap harus marah-marah. Saya perempuan. Habis bentak-bentak dia ketawa-ketawa. Pantas gak Pak RT kayak begitu. Saya kecewa sikapnya. Saya punya niat baik dan tidak politik-politikan," kata Dewi.

Dewi berharap ini menjadi contoh kepada Ketua RT atau wilayah lainnya untuk lebih mengayomi warga dan berkomunikasi dengan baik tanpa mengedepankan emosi dan marah-marah.

"Bahkan soal info sembako, Pak RT sama Pak Ustaz nya crash," kata Dewi.

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved