Berita Muara Enim untuk Rakyat

Cegah Karhutlah, Pemkab Muara Enim Tetap Waspada Meski Kawasan Gambut Masih Basah

Menurut Abdurrozieq, bahwa Muara Enim merupakan salah satu daerah yang memiliki lahan gambut yang cukup luas.

Editor: Sri Hidayatun
Humas Pemkab Muaraenim
Palaksa BPBD Kabupaten Muara Enim : H Abdurrozieq Putra MT 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Meskipun lahan gambut masih terbilang basah namun Pemkab Muara Enim tetap waspada terhadap potensi karhutla.

"Sejauh ini lahan gambut masih terbilang basah, meski demikian pencegahan harus selalu dilakukan baik terhadap kondisi alami maupun disengaja," ujar Palaksa BPBD Kabupaten Muara Enim H Abdurrozieq Putra MT, Minggu (21/5/2023).

Menurut Abdurrozieq, bahwa Muara Enim merupakan salah satu daerah yang memiliki lahan gambut yang cukup luas.

Dan biasanya setiap datang musim kemarau pada lahan gambut inilah yang biasanya menjadi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Untuk itu, meski kondisi masih terkendali karena kondisi lahan gambutnya masih basah karena hampir setiap hari masih adanya hujan.

Oleh karena itu, dirinya tak henti hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar.

Baca juga: Muara Enim kembali Raih WTP Ke-10 Kali Berturut-turut, Kaffah Ucap Syukur

Baca juga: Halal Bihalal Dinas Kesehatan, Kaffah Harapkan Pelayanan Kesehatan Terus Meningkat

Karena itu berpotensi buruk, selain menimbulkan asap yang tidak baik untuk kesehatan, juga bisa merembet ke lahan lainnya, dan yang pasti melanggar hukum yang bisa pidana.

Menurutnya, berdasarkan prakiraan dari BMKG bahwa puncak musim kemarau di Kabupaten Muara Enim terjadi di bulan Juli.

Oleh karenanya mendekati puncak biasanya hujan sudah berkurang sehingga lahan mengering, jadi potensinya membesar.

Memang setiap hari terpantau hotspot, namun bukan dilahan gambut melainkan di kawasan tambang batubara.

"Kalau ditambang wajar karena suhunya jelas akan lebih panas dibandingkan kawasan lain," terangnya.

Untuk pencegahan, kata dia, dirinya juga menghimbau kepada pemancing untuk tidak sembarangan membuang puntung rokok di lokasi tempatnya memancing sebab jika terkena rumput kering atau sejenisnya bisa menyebabkan kebakaran.

Baca berita menarik lainnya di google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved