Dokter RSUD PALI Dipukul

Dokter RSUD Talang Ubi PALI Dipukul Keluarga Pasien, dr Richard Lee Siap Fasilitasi Bantuan Hukum

Dokter ahli kecantikan, Richard Lee akhirnya menyoroti kasus dokter RSUD Talng Ubi, Pali Sumsel yang dipukul keluarga pasien.

|
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Ig@dr.richard_lee
Dokter ahli kecantikan, Richard Lee akhirnya menyoroti kasus dokter RSUD Talng Ubi, Pali Sumsel yang dipukul keluarga pasien. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dokter Richard Lee turut menyoroti kasus seorang dokter RSUD Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan (Sumsel) yang dipukul keluarga pasien.

Peristiwa itu terjadi pada Mei 2020 lalu.

Sempat dilaporkan ke pihak Polres Pali, namun tiga tahun berselang, kasus itu belum menemukan titik terang.

Diketahui, dokter yang bertugas di RSUD Talang Ubi ini bernama dr Fadli.

Pemicu kejadian tersebut bermula pihak RSUD Talang Ubi mendapat pasien dengan keluhan gangguan pada pada saluran pencernaan laki-laki.

Tangkapan Layar Video Dokter RSUD Talang Ubi PALI Dipukul Keluarga Pasien tiga tahun lalu
Tangkapan Layar Video Dokter RSUD Talang Ubi PALI Dipukul Keluarga Pasien tiga tahun lalu (Dokumentasi Warga)

Pihaknya lantas melakukan penanganan dan berbagai upaya bantuan pertolongan.

Tak Sampai disitu, pihak RSUD Talang Ubi memberikan rujukan ke RS terdekat yang memiliki fasilitas lengkap.

Tidak lama setelah pembicaraan itu berlangsung, seorang pria dari keluarga pasien tersebut berdiri dan melayangkan tamparan ke sisi wajah Dokter tersebut.

Menanggapi kasus tersebut, dr Richard Lee akhirnya turun tangan membantu kasus tersebut.

Baca juga: Kronologi Dokter di RSUD Talang Ubi PALI Dipukul Keluarga Pasien, Berawal dari Keluhan Pencernaan

Hal ini disampaikannya dalam unggahan Instagram pribadinya @dr.richard_lee, Kamis (27/4/2023).

"Dalam 1 minggu ada 2 dokter yg diintimidasi kekerasan. Saya pikir @ikatandokterindonesia harus hadir melindungi anggota nya!!," tulisnya.

Dokter Richard Lee pun dengan suka rela menawarkan bantuan hukum bagi untuk menyelesaikan kasus ini secara hukum, dan meminta bantuan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

"Untuk keluarga atau dokter korban bs hub 0812 96257954, saya akan bantu jalur hukum!! Tim hukum saya akan bantu kmu. Cc : @hotmanparisofficial," tutupnya.

Baca juga: Kronologi Rumah Ken Admiral Diduga Diteror, Dilempari Air Bunga & Jeruk Purut setelah Kasus Mencuat

Sebelumnya, baru-baru ini viral sebuah video rekaman CCTV salah satu rumah sakit di daerah Talang Ubi PALI.

Rekaman CCTV itu memeperlihatkan saat dua orang pria yang diduga merupakan keluarga pasien sedang berbicara dengan seorang Dokter.

Tidak lama setelah pembicaraan itu berlangsung, seorang pria dari keluarga pasien tersebut berdiri dan melayangkan tamparan ke sisi wajah Dokter tersebut.

Dokter ahli kecantikan, Richard Lee akhirnya menyoroti kasus dokter RSUD Talng Ubi, Pali Sumsel yang dipukul keluarga pasien.
Dokter ahli kecantikan, Richard Lee akhirnya menyoroti kasus dokter RSUD Talng Ubi, Pali Sumsel yang dipukul keluarga pasien. (Ig@dr.richard_lee)

Tidak diketahui apa yang menjadi alasan perdebatan yang berakhir dengan tamparan kepada Dokter tersebut.

Dokter Fadli menceritakan kejadian pada Mei 2020 bermula pihak RSUD Talang Ubi mendapat pasien dengan keluhan gangguan pada pada saluran pencernaan laki-laki.

Baca juga: Keluarga Ken Admiral Korban Penganiayaan Anak Perwira Diduga Diteror, Rumah Dilempari Air Bunga

Pihaknya lantas melakukan penanganan dan berbagai upaya bantuan pertolongan.

Tak Sampai disitu, pihak RSUD Talang Ubi memberikan rujukan ke RS terdekat yang memiliki fasilitas lengkap.

"Semalam kita lakukan penanganan. Kita berikan rujukan. Namun tuhan berkehendak lain. Kami lakukan sudah sesuai SOP berlaku. Keluarga pasien beranggapan bahwa kami memperlambat proses." Ungkap dr Fadli, Kamis (27/4/2023)

Dirut RSUD Talang Ubi, dr Tri Fitri menjelaskan, bahwa pihaknya kembali mempertanyakan sejauh mana kasus tersebut dengan memberikan pendampingan langsung kepada korban ke pihak Polres PALI.

"Kita harapkan kasus ini segera terselesaikan. Karena dokter dan tenaga kesehatan lain juga membutuhkan perlindungan hukum," ujarnya.

Penjelasan Polisi

Sementara, Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin melalui Kasat Reskrim, Iptu Yudhistira menjelaskan bahwa update terakhir kasus tersebut usai gelar perkara sudah tahap penyidikan.

Dijelaskan, pihaknya telah memeriksa saksi-saksi dan terlapor juga telah dilakukan dua kali pemanggilan, namun tidak hadir.

Kemudian, Tim Beruang Hitam pimpinan Kanit Ipda Yusuf sudah melakukan upaya paksa kerumah terlapor yang berada diluar kota.

"Kami masih mencari dan menelusuri posisi yang bersangkutan saat ini." ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved