Gempa Mentawai

Penyebab Gempa Mentawai Magnitudo 7,3, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

BMKG mengungkapkan penyebab terjadinya gempa di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat bermagnitudo 7,3.

Tayang:
Editor: Slamet Teguh
Tribun Batam
Penyebab Gempa Mentawai Magnitudo 7,3, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini Tsunami 

TRIBUNSUMSEL.COM - BMKG mengungkapkan penyebab terjadinya gempa di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat bermagnitudo 7,3.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, gempa ini merupakan gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

Menurutnya, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik.

Sempat mengeluakan peringatan dini tsunami, kini BMKG menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa dengan kekuatan 7,3 skala richter dinyatakan telah berakhir oleh BMKG.

"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7.3 SR pukul 03:00:57 WIB, dinyatakan telah berakhir," kata Suaidi Ahadi.

Ia mengatakan, bahwa gempa tektonik ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 6.9.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,94° LS ; 98,38° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 177 Km barat laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) pada kedalaman 23 km.

"Ini merupakan gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik," kata Suaidi Ahadi.

Ia menyebutkan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Siberut, Mentawai dengan skala intensitas VI MMI. Untuk daerah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam dan Padang  dengan skala intensitas V MMI.

"Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," katanya.

Suaidi Ahadi meminta masyarakat untuk memeriksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Baca juga: BREAKING NEWS : Mentawai Diguncang Gempa Magnitudo 7,3, 4 Desa Kini Harus Mengungsi

Sebelumnya pasca peringatan dini tsunami usai gempa M 7,3 oleh BMKG, warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang tinggi, Selasa (25/4/2023).

Pantauan TribunPadang.com, terlihat masyarakat memadati kawasan By Pass, Kuranji dekat Kantor Polsek Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Masyarakat yang datang terlihat juga pemudik yang datang dari daerah Provinsi lainnya, hal itu terlihat dari seri plat nomor kendaraan pengungsi yang datang dari luar daerah Sumbar.

"Iya ada gempa kuat yang terasa sampai ke Kota Padang, akhirnya saya mengungsi ke By Pass Kecamatan Kuranji," kata salah seorang warga, Panji (33).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved