Seputar Islam
Niat dan Tata Cara Sholat Kusuf Lengkap, Amalan Saat Gerhana Matahari
Artikel ini memuat bacaan niat dan tata cara sholat kusuf, amalan saat terjadi gerhana matahari.
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Novaldi Hibaturrahman
TRIBUNSUMSEL.COM- Gerhana Matahari Hibrida akan terjadi di Indonesia pada Kamis (20/4/2023) bertepatan dengan akhir bulan Ramadhan tahun ini.
Saat gerhana Matahari, Umat Islam dianjurkan atau disunahkan untuk melaksanakan shalat kusuf atau shalat gerhana. Hal ini sebagaimana hadis berikut:
"Sesungguhnya matahari dan bulan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena matinya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka dirikanlah salat dan banyaklah berdoa hingga selesai gerhana yang terjadi pada kalian."
Niat dan Cara Sholat Kusuf
Shalat gerhana dilakukan sebanyak 2 rakaat. Di mana, masing-masing rakaat dikerjakan dengan 2 kali berdiri, 2 kali membaca Surat Al Quran, 2 rukuk, dan 2 sujud.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, berikut tata cara shalat gerhana Matahari:
1. Niat dalam hati. Jika dilafalkan adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الكُسُوْفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatan likusufi asy-syamsi rak'ataini lillahi ta'ala
"Saya berniat shalat sunah gerhana Matahari dua rakaat karena Allah ta'ala"
2. Takbiratul ihram, yakni bertakbir setelah niat seperti shalat biasa.
3. Membaca doa iftitah dan berta'awuz, kemudian membaca surat Al Fatihah. Setelah itu membaca surat yang panjang dan dibaca lantang.
4. Rukuk pertama dan memanjangkannya.
5. Iktidal atau bangun dari rukuk.
6. Setelah iktidal tidak langsung sujud, tetapi dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah. Setelah itu, baca surat yang lebih singkat dari yang pertama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Niat-dan-Tata-Cara-Sholat-Kusuf-Lengkap-Amalan-Saat-Gerhana-Matahari.jpg)