Berita Banyuasin Bangkit

Safari Ramadan di Desa Upang Ceria, Bupati Askolani Dengarkan Keluh Kesah Warga

Disini, perwakilan masyarakat diminta untuk menyampaikan keluh kesahkan dan juga permintaan warga kepada Bupati Askolani.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Sri Hidayatun
ardiansyah/tribunsumsel.com
Bupati Askolani saat berbuka puasa bersama masyarakat dengan cara duduk lesehan, Kamis (6/4/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Bupati Banyuasin H Askolani Jasi bersama Wakilnya H Slamet Somosentono melaksanakan safari ramadan di Desa Upang Ceria Kecamatan Muara Telang Banyuasin. 

Dalam safari ramadan ini, sangat antusias disambut Masyarakat yang ada di Desa Upang Ceria.

Saat kedatangan Bupati Askolani dan Pak De Slamet, masyarakat sudah siap menyambut. 

Usai melaksanakan shalat Ashar, Bupati Askolani dan Pak De Slamet langsung menemui masyarakat yang sudah menunggu.

Disini, perwakilan masyarakat diminta untuk menyampaikan keluh kesahkan dan juga permintaan warga kepada Bupati Askolani.

Apa yang disampaikan masyarakat, langsung dijawab bupati Askolani. Sejumlah permintaan berupa tanggul pertanian yang diperlukan untuk menahan air dan asupan air ke sawah, akan segera direalisasikan. 

Baca juga: Askolani Resmikan Masjid Raya Abi Husein, Ini Pesannya

Baca juga: Datangi Masyarakat Muara Sugihan, Askolani Disambut Antusias

"Karena, Muara Telang ini menjadi Kecamatan penyumbang padi terbanyak se Banyuasin. Sehingga, tidak salah bila sedikit memberikan lebih kepada Muara Telang," kata Bupati Askolani, Kamis (6/4/2023).

Selain mendengarkan langsung keluhan dan permintaan masyarakat, Bupati Askolani juga memberikan santunan kepada warga kurang mampu, anak yatim piatu dan lansia.

Askolani safari ramadan ke desa upang ceria
Bupati Banyuasin H Askolani Jasi bersama Wakilnya H Slamet Somosentono melaksanakan safari ramadan di Desa Upang Ceria Kecamatan Muara Telang Banyuasin.

Bantuan yang diberikan, berupa uang dan juga sembako.

Sedangkan, untuk masjid yang menjadi lokasi safari ramadan diberikan bantuan berupa uang pembangunan senilai Rp 10 Juta dan jam jadwal shalat lima waktu. 

Selain itu juga, diberikan bantuan kepada perwakilan umat hindu yang ikut hadir dalam buka puasa bersama ini. Bantuan gong dan alat musik tradisional lainnya diserahkan kepada masyarakat.

"Inilah bentuk silaturahmi, saya memilih untuk duduk di bawah bersama masyarakat saat berbuka puasa bersama. Karena masyarakat, kami dipilih Bupati dan wakil bupati," pungkasnya. 
 
 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved