Harta Kekayaan Pejabat Negara

Kekayaan Eddy Santana Putra, Maju Calon Gubernur Sumsel 2024, Mantan Walikota Palembang 2 Periode

Kekayaan Eddy Santana Putra, mantap maju calon Gubernur Sumsel 2024, mantan walikota Palembang 2 periode.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL
Kekayaan Eddy Santana Putra, mantap maju calon Gubernur Sumsel 2024, mantan walikota Palembang 2 periode. Walikota Palembang saat berbincang dengan Kepala Newsroom Tribun-Sripo, Hj Weni Ramdiastuti. 

II. HUTANG Rp 162.492.142

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II) Rp 10.615.624.842

Baca juga: Kekayaan Heri Amalindo, Bupati PALI, Bakal Calon Gubernur Sumatera Selatan 2024, Capai Rp 13,4 M

Makna Nama Eddy Santana Putra

Keluarga Eddy Santana Putra, sebagai keluarga militer ini sosok jenderal bintang 3 di balik nama ESP, berpengaruh di Sumsel.

Nama Ir H Eddy Santana Putra MT (ESP) tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Palembang.

Anggota DPR RI fraksi Gerindra itu sempat memimpin Palembang selama 10 tahun atau dua periode dari tahun 2003 hingga 2013 silam.

Pria kelahiran 20 Januari 1957 tersebut, digadang- gadang akan meramaikan kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) 2024 mendatang.

Eddy Santana Putra sendiri berkesempatan bercerita, mengenai makna namanya dan sosok orang penting di Sumsel yang memberikan nama.

Eddy yang Lahir di Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung (Babel), nyatanya memiliki darah dari Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan Kota Palembang (Sekanak).

"Bapak saya seorang Kolonel TNI Animan, yang merupakan seorang pejuang Sungai Pinang OI, ibu Chalidjah berasal dari Rasuan Komering (OKUT) nenek kami dari ibu berasal dari Muara Kuang OI. Orang tua ayah ibunya berasal dari Palembang dari Sekanak. Jadi kalau Pilkada dulu ada bilang pilih orang Palembang, saya darahnya Palembang karena ada turunan Sekanak, " kata Eddy.

Mantan Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumsel itu, lahir di Babel karena ayahnya adalah seorang tentara (TNI) sehingga yang juga jadi resiko pindah- pindah tugas.

"Lahir Pangkal Pinang karena bapak seorang militer jadi pindah- pindah, pernah Danrem Lampung, Batalyon di Pangkal Pinang, " bebernya.

Sementara untuk pemberian nama Eddy Santana Putra adalah atasan ayahnya yaitu mantan KASAD Letnan Jenderal TNI (purn) Bambang Utoyo, yang pernah menjabat Panglima Tentara dan Teritorium II di Palembang (sekarang Kodam II Sriwijaya), sehingga dirinya akrab dengan anak-anak almarhum hingga saat ini.

"Yang menamakan Pak Letjen Bambang Utoyo dan ada artinya, " papar ESP.

Diterangkan Eddy, Bambang Utoyo mempunyai buku nama- nama dari bahasa Sansenkerta yang tak lain arti Eddy yaitu Anak yang Baik, Santana artinya Pembela Tanah Air dan Putra yaitu Putra (anak laki-laki laki).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved