Berita OKU

Ibu Muda Warga OKU Gelapkan Uang Arisan Miliaran Rupiah, Update Status Perlihatkan Tumpukan Uang

Ibu muda warga OKU berinisial DRP ( 23) tahun diduga menggelapkan uang arisan hingga miliaran rupiah. Pelaku update status perlihatkan tumpukan uang.

Tayang:
Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/LENI JUWITA
Ibu muda warga OKU berinisial DRP ( 23) tahun diduga menggelapkan uang arisan hingga miliaran rupiah. Pelaku update status perlihatkan tumpukan uang. 

Sejumlah korban mengaku tergiur dengan iming –iming yang dijanjikan oleh pelaku yang akan memberikan keuntungan 80 persen dari dana yang ditransfer.

Intinya dalam Rp 1 juta, apababila sudah satu bulan maka akan menarik uang Rp 1,8 juta.
Bulan pertama dan ke-2 lancar namun setelah bulan berikutnya mulai macet.

Disesalkan para korban ini belum menikmati uang hasil arisan tebus lelang ini karena pelaku selalu berhasil menyakinkan korbannya agar tidak menarik uangnya, melainkan uang hasil tarikan ini diinveskan lagi agar untungnya lebih besar.

Karena pelaku bisa meperdaya korbannya sehingga uang disimpan di pelaku semakin banyak bahkan ada yang sampai ratusan juga bahkan miliaran.

Terpisah Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Zanzibar Zulkarnain SH menjelaskan, pihaknya sudah memberikan konseling kepada korban untuk mendata jumlah korban dan kerugian masing-masing.

Untuk memudahkan koordinasi agar ditunjuk satu orang yang diberi kuasa melapor ke polisi, pihak yang ditunjuk dibuktikan dengan Surat Kuasa.

Kapolres yang juga didampingi Kasi Humas AKP Syafaruddin SH menghmbau agar masyarakat bertahan-hati dalam hal ivestasi ataupun arisan yang nilainya besar.

Hingga siang kemarin sudah 279 warga yang mengaku sudah tertipu dengan arisan sistim tebus ini.

Pesertanya sampai ke Pulau Jawa, diantaranya bekasi, serta korban-korban dari kabupaten tetangga. Menurut salah seorang korban setidaknya pelaku sudah berhasil menarik uang korbannya sekitar Rp 5 miliar.

"Sebelum pelaku menghilang, pelaku sempat nulis status di medsos yang memperlihatkan tumpukan uang pecahan Rp 100 ribu sambil mengajak jalan-jalan," katanya. 

Sementara itu dari Kota Baturaja yang tergabung di grup arisan jumlahnya sudah mencapai 73 orang korban. Pantauan di lapangan, jumlah korban yang berdatangan ke Polres OKU terus bertambah untuk minta bantuan ke polisi memburu pelakuknya. Selain dari OKU, ada juga korbannya yang dari Bekasi dan Pulau Jawa lainya yang sudha mentransfer uang. (eni/sp)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved