Berita Nasional

Nyaris Jadi Tumbal Pembunuh Berantai di Bekasi-Cianjur, Cerita Ujang Selamat dari Maut Usai Diracun

Ujang Zaenal Mustofa (54) nyaris tewas menjadi tumbal kejahatan dari tiga pembunuh berantai di Bekasi dan Cianjur

Kompas TV/IST
Ujang Zaenal Mustofa (54) korban selamat setelah diracun oleh tiga pembunuh berantai dI Bekasi-Cianjur. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ujang Zaenal Mustofa (54) nyaris tewas menjadi tumbal kejahatan dari tiga pembunuh berantai di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat yang sebelumnya sudah menghabisi 9 orang.

Nyatanya Ujang Zaenal hampir kehilangan nyawa setelah diracun oleh ketiga pelaku dengan alasan ingin buang sial.

Untuk diketahui, ketiga pembunuh berantai tersebut yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Sholehudin yang kini sudah ditangkap.

Baca juga: Ternyata Lubang yang Ditemukan di Rumah Wowon Disiapkan Untuk Istri Keempatnya, Motifnya Terungkap

Polisi bahkan menyebut tindak pembunuhan berantai yang dilakukan ketiga tersangka mirip dengan 'Serial Killer'.

Belakangan terungkap tersangka Solihin pernah mencoba membunuh Ujang atas perintah tersangka Wowon.

Alasannya untuk buang sial, karena pembunuhan terhadap tiga orang di Bekasi tidak berjalan mulus.

"Alasannya untuk membuang sial pasca-kejadian pembunuhan Bekasi dengan cara membunuh orang yang bermusuhan dengan sang eksekutor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (22/1/2023).

Untuk kasus pembunuhan di Bekasi, ada tiga korban, yakni Ai Maemunah (40) beserta kedua anaknya M Ridwan Abdul Muiz (18) dan M Ruswandi (15).

Mereka merupakan istri Wowon dan anak tiri Wowon.

Dari pembunuhan ini, ada satu orang yang berhasil selamat, yakni Neng Ayu Susilawati.

Teriakan Neng Ayu ini yang membuat tetangga mendengar dan melihat keluarga itu sudah dalam keadaan berbusa.

Wowon semula ingin mengubur langsung para korban, tapi gagal karena Neng Ayu berteriak.

Hal inilah yang dianggap sebuah kesialan oleh Wowon.

Karena itu, Wowon meminta Solihin membunuh orang yang membencinya sebagai tumbal atas kegagalan ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved