Berita Prabumulih

Curhat Dugaan Kecurangan Penerimaan PPPK Prabumulih ke DPRD, Nakes Berurai Air Mata

Sejumlah tenaga kesehatan mengungkap dugaan kecurangan penerimaan PPPK Prabumulih saat mendatangi DPRD Kota Prabumulih, Rabu (18/1/2023).

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Sejumlah PHL Tenaga Kesehatan menyampaikan Dugaan Kecurangan Penerimaan PPPK Prabumulih tahun 2022 ke DPRD Prabumulih, Rabu (18/1/2023) 

Laporan wartawan Tribun Sumsel Edison Bastari


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Isak tangis mewarnai kedatangan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) Kota Prabumulih saat mengadukan nasib mereka dengan mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Rabu (18/1/2023).

Para Pekerja Harian Lepas (PHL) tenaga kesehatan itu mengadukan nasib setelah gagal dalam mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan 2022.

Mereka menuding dan mengadukan adanya dugaan kecurangan dalam seleksi PPPK tenaga kesehatan di Pemerintah kota Prabumulih beberapa waktu lalu 

Selain itu para nakes juga mengadukan keluhan terkait nilai afirmasi yang menurut mereka sangat memberatkan, terlebih mereka bertugas di Puskesmas.

"Nilai kami besar dan lulus di CAT, kami sudah tugas di puskesmas selama 9 tahun. Tapi karena daftar di Puskesmas jadi nilai afirmasi kecil, kami mempertanyakan afirmasi ini," keluh para nakes itu dengan berurai air mata dihadapan Dewan.

Kedatangan para nakes itu disambut Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih H Ahmad Palo didampingi H Mat Amin SAg dan Zainudin SH.

"Jadi hari ini kita kedatangan 9 perwakilan dari Puskesmas, mereka mempertanyakan sejauh mana Pengumuman tahap 1 kemarin ditindaklanjuti ke tahap 2. Kemudian mereka juga menyampaikan dugaan indikasi ada beberapa yang diluar prosedur," ungkap Palo 

Adapun dugaan kecurangan yang disampaikan tersebut yakni ada peserta yang belum memenuhi syarat tapi lolos tahap 1.

"Kami meminta data yang valid untuk nantinya diklarifikasi bersama dengan BKPSDM," lanjutnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengatakan, sejumlah perwakilan nakes itu juga mempertanyakan afirmasi yang diberikan oleh tim seleksi dan diduga adanya kecurangan. 

"Terkait hal ini tentu memang untuk PPPK itu ada kriteria dan syarat yang dikeluarkan BKN yang harus diikuti sehingga ini yang harus kita lihat dulu, apakah ada indikasi seperti yang disampaikan atau tidak tentu kita harus duduk bersama dulu," tuturnya.

Baca juga: Puluhan Warga Lokal Demo di Pertamina Prabumulih, Ajukan Beberapa Tuntutan

Untuk itu pria yang menjabat Sekretaris DPW PPP Sumsel ini mengatakan DPRD Prabumulih akan mengundang Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Kesehatan dan pihak RSUD terkait permasalahan tersebut.

"Kita sudah konfirmasi ke BKPSDM tadi tapi mereka sedang di BKN mengurus permasalahan penerimaan PPPK, kami DPRD Prabumulih sangat berharap seleksi dan penerimaan PPPK berjalan dengan bersih, mereka yang memiliki hak untuk diterima ya mereka harus diterima," harapnya.


Baca berita lainnya di grup whatsapp Tribun Sumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved