Berita Palembang

Harga Karet Sumsel Hari ini 5 Januari 2023 Naik Tipis, Tapi Masih Dikisaran Rp 20 Ribu per Kg

Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini naik tipis, Kamis (1/5/2023).

Penulis: Hartati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Tribunsumsel.com
Update harga karet hari ini 5 Januari 2023 naik tipis. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini naik tipis, Kamis (1/5/2023).

Naiknya harga karet ini karena nilai tukar rupiah semakin melemah terhadap dollar didukung oleh naiknya harga jual karet dunia juga sehingga harga secara keseluruhan ikut mendongkrak harga karet hari ini dibanding harga kemarin.

Meski harga karet hari ini naik tipis namun belum berhasil kembali ke angka di atas Rp 21 ribu karena masih berada di angka Rp 20 ribuan per kg.

Baca juga: Rincian Tarif Parkir di Palembang, Dishub Palembang: Jika Jukir Minta Lebih Laporkan

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada, Kamis (5/1/2023) dibandrol Rp
20.664 per kg.

Angka tersebut naik tipis Rp 185 per kg dibanding harga kemarin, Rabu (4/1/2023) yang dibandrol Rp 20.154 per kg.

"Indikasi harga karet hari ini naik Rp 185 per kg dibandingkan indikasi karet, Rabu (4/1/2023) untuk KKK 100 persen," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sumsel, Achmad Mirza, Kamis (5/1/2023).

Naiknya harga KKK 100 persen juga diikuti naiknya juga harga karet kualitas lainnya mulai dari 40-90 persen.

Harga KKK 90 persen dibandrol Rp 18.597 per kg, KKK 80 persen dibandrol harga Rp 16.531 per kg.

Baca juga: Mengaku Berkelahi, Dua Begal Masuk Rumah Polisi di Palembang Sempat Minta Perlindungan

Sedangkan untuk KKK 70 persen dibandrol Rp 14.464 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.398 per kg, KKK 50 persen dibandrol harga Rp 10.332 per kg, dan KKK 40 persen dibandrol harga Rp8.265 per kg.

Menurut Mirza secara keseluruhan, ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS. Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.(tnf)

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved