Kapal Tenggelam di Sungsang Banyuasin

Kapal Tenggelam di Sungsang Banyuasin Simpan 46 Ton Solar, Langkah Antisipasi Pencemaran

Kapal tenggelam di perairan Sungsang Banyuasin Sumsel masih menyimpan 46 ton solar bahan bakar. KSOP Palembang siapkan langkah antisipasi pencemaran.

Tayang:
Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
DOK POLAIRUD POLDA SUMSEL
Kapal tenggelam di perairan Sungsang Banyuasin Sumsel, Rabu (28/12/2022) sekira pukul 06.00 WIB. Kapal ARK Shiloh Jakarta berpenumpang 36 ABK. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kapal tenggelam di perairan Sungsang Banyuasin Sumsel, Rabu (28/12/2022) sekira pukul 06.00 WIB masih menyimpan 46 ton solar untuk bahan bakar.

Kemungkinan pencemaran di perairan sangat mungkin terjadi mengingat kapal tersebut saat ini posisinya sudah benar-benar tenggelam.

Kantor Kesahbandaran dan Otoritas (KSOP) Palembang pun menyiapkan langkah antisipasi pencemaran.

Kapal ARK Shiloh Jakarta berpenumpang 36 anak buah kapal (ABK) diduga karam disebabkan cuaca buruk.

Kepala KSOP Kelas II Palembang, Mayor Mar Sandi Varikta SE membenarkan bahwa ada sebuah kapal karam di Perairan Banyuasin.

Kapal ARK Shiloh Jakarta berpenumpang 36 anak buah kapal (ABK) diduga karam disebabkan cuaca buruk.

"Kapal tersebut karam di Perairan Banyuasin karena cuaca buruk," ujarnya.

Penyebab dari karamnya sebuah kapal ini Dikatakan Sandi karena cuaca buruk dan menyebabkan gelombang tinggi dari arah kanan kapal.

"Akibatnya terjadi kebocoran pada bagian kanan kapal sehingga terjadinya kemiringan kapal dari pukul 03.00 WIB," tuturnya.

Melihat kejadian tersebut, pihaknya segera lakukan pemompaan untuk membuang air dengan menggunakan pompa.

"Kendatipun sudah diupayakan pemompaan untuk membuang air namun ternyata upaya itu tidak dapat mengatasi kebocoran dan mengakibatkan kapal semakin miring ke kanan," ujarnya.

Lantaran kapal semakin miring pihak nya segera mengambil tindakan untuk mengevakuasi 36 ABK menuju ke Pelabuhan Tanjung Api-api, imbuhnya.

Baca juga: Sempat Viral, Tembok Beton Tutup Akses Jalan Umum di Panca Usaha Palembang Dibongkar Satpol PP

Sandi juga mengatakan bahwa pihaknya kemudian mengirimkan Patrol kapal patroli 327 ke lokasi kejadian guna memastikan apakah dari peristiwa karam tersebut terjadi pencemaran yang ditimbulkan atau tidak.

"Informasi yang kami terima untuk sisa BBM di kapal pilot tersebut masih ada 46 ton solar," jelasnya.

Jika ternyata dari peristiwa karamnya kapal tersebut terjadi pencemaran, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan owner untuk segera menyiapkan pencegahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved