Berita Palembang

Update Harga Karet Hari ini Selasa 22 Desember 2022 Naik Tipis, Tertinggi Rp 20.490 per Kg

Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini naik tipis, Kamis (22/12/2022)

Penulis: Hartati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
Update harga karet hari ini Kamis 22 Desember 2022 naik tipis dibanding kemarin, namun harganya masih terbilang rendah bagi petani. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini naik tipis, Kamis (22/12/2022).

Harga ini sedikit lebih naik dibanding kemarin, Rabu (21/12/2022).

Meski harga karet hari ini naik tipis namun belum berhasil kembali ke angka di atas Rp 21 ribu karena masih berada di angka Rp 20 ribuan per kg.

Baca juga: Bharada E Kini Terancam, Ahli Pidana : Status JC Tak Bisa Diberikan untuk Terdakwa Pembunuhan

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada, Kamis (22/12/2022) dibandrol Rp 20.490 per kg.

Jumlah tersebut naik tipis Rp 146 per kg dibanding harga kemarin, Rabu (21/12/2022) harga karet dibandrol Rp 20.344 per kg.

"Indikasi harga karet hari ini naik Rp 146 per kg dibandingkan indikasi karet, Rabu (21/12/2022) untuk KKK 100 persen," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sumsel, Achmad Mirza, Kamis (22/12/2022).

Turunnya harga KKK 100 persen juga diikuti turunnya juga harga karet kualitas lainnya mulai dari 40-90 persen.

Harga KKK 90 persen dibandrol Rp 18.441 per kg, KKK 80 persen dibandrol harga Rp 16.392 per kg.

Sedangkan untuk KKK 70 persen dibandrol Rp 14.343 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.294 per kg, KKK 50 persen dibandrol harga Rp 10.245 per kg, dan KKK 40 persen dibandrol harga Rp 8.196 per kg.

Baca juga: Info Harga Karet Hari ini Kembali Anjlok, Selasa 20 Desember 2022 di Bawah Rp 21 Ribu per Kg

Menurut Mirza secara keseluruhan, ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional.

Fakto tersebut yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS. Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit. (tnf)

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved