Berita Palembang

Update Pembunuhan di Pulo Gadung Palembang, Usai Membunuh Pelaku Todong Pengendara Rampas Motor

Update pembunuhan di Pulo Gadung Palembang, usai membunuh korban dua pelaku Anton dan Adit menodong pengendara dan merampas motornya.

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA
Update pembunuhan di Pulo Gadung Palembang, usai membunuh korban dua pelaku Anton dan Adit menodong pengendara dan merampas motornya. Rilis perkara dihadiri Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib, SIK, MH dan Kapolsek Sukarami Kompol Dwi Satya Arian SIK. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Update pembunuhan di Pulo Gadung Palembang, usai membunuh korban dua pelaku Anton dan Adit menodong pengendara dan merampas motornya.

Naik motor rampasan kedua pelaku pembunuhan di Pulo Gadung Palembang lantas kabur.

Pelaku Anton berhasil ditangkap polisi, sedangkan Adit masih jadi buron masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kronologis pembunuhan, sekira pukul 02.00 pada hari Kamis, (10/03/2022) terjadi perkelahian antara Anton dan Adit dengan Abdul di Jalan Soekarno Hatta Pulo Gadung kelurahan Karya baru kecamatan alang-alang lebar.

Pada perkelahian itu membuat Abdul meninggal dunia karena luka tusuk yang mengenai ginjal sebelah kanannya.

Melihat kondisi korban terkapar dan bersimbah darah, para tersangka langsung memberhentikan pengendara motor Andre yang kebetulan lewat di jalan tersebut dengan menodongkan celurit ke leher Andre.

Baca juga: Begal di 3-4 Ulu Palembang diringkus Polisi, Ancam Korban Pakai Pisau dan Kayu Balok

"Setelah kejadian pembunuhan/pengeroyokan terhadap korban di TKP, kedua pelaku hendak melarikan diri, kemudian melintas di TKP korban dengan berbonceng tiga dihadang kedua pelaku dan korban andre dikalungi celurit oleh pelaku adit (DPO)," ujar Kapolsek Sukarami Kompol Dwi Satya Arian SIK, Jumat (2/12/2022).

Kedua tersangka itu tak hanya membawa motor Andre, namun juga meminta dompet yang dibawanya dan meninggalkan lokasi tersebut.

"Lalu pelaku Anton turut serta melakukan curas dengan mengawasi dan ikut mendorong motor korban dengan pelaku Adit (DPO), kemudian kedua pelaku melarikan diri menggunakan motor korban," tuturnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari Andre, pelaku Adit membawa celurit, sedang Anton membawa pisau yang dipinjamnya dari temannya saat berada di kafe.

Pisau yang dipakai oleh para pelaku ini, ternyata juga dikembalikan lagi ke temannya tersebut setelah digunakan untuk menusuk Abdul.

Dalam kasus ini korban Andre mengalami kerugian satu unit motor Beat no polisi BG 4527 FHE warna putih.

Untuk kasus kriminal ini pelaku mendapat ancaman hukuman pada pasal 365 ayat 1, ayat 2 ke 2E KUHP dengan masa kurungan lebih dari 12 tahun.

Pelaku dan Korban Sama-sama Mabuk

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved