Berita Muara Enim untuk Rakyat

Pelantikan Wabup Terpilih Belum Tahu, Lionol Basuki : Bukan Ranah DPRD Muara Enim

Menurut Liono, pelantikan Wakil Bupati terpilih, Ahmad Usmarwi Kaffah bukan ranah DPRD Muara Enim, tapi sudah wewenang Kemendagri.

Editor: Sri Hidayatun
SRIPOKU/ARDANI
Ketua DPRD Muara Enim Liono Basuki menjelaskan proses pemilihan wakil bupati Muara Enim oleh DPRD Muara Enim. 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM - Hingga sampai saat ini, DPRD Kabupaten Muara Enim belum menerima pemberitahuan ataupun informasi terkait pelantikan Wakil Bupati Muara Enim terpilih, Ahmad Usmarwi Kaffah.

"Hingga detik ini, saya belum mendengar ataupun diberitahu akan ada pelantikan tersebut," ujar Ketua DPRD Muara Enim, Liono Basuki.

Menurut Liono, pelantikan Wakil Bupati terpilih, Ahmad Usmarwi Kaffah bukan ranah DPRD Muara Enim, tapi sudah wewenang Kemendagri.

Dikatakan, pelantikan biasanya dilaksanakan di Provinsi Sumsel dan dilantik oleh Gubernur Sumsel sebagai perpanjangan tangan Kemendagri.

Baca juga: Banyak Data Tenaga Honorer Belum Terinput, BKPSDM Muara Enim Lakukan Ini

"Sampai saat ini belum ada dan belum saya terima informasinya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ahmad Usmarwi Kaffah, terpilih sebagai Wakil Bupati Muara Enim sisa masa jabatan 2018-2023 melalui pemilihan tertutup di DPRD Kabupaten Muara Enim.

Dalam pemilihan wakil bupati yang berlangsung dalam 30 menit itu, Ahmad Usmarwi Kaffah nomor urut 2 diusung Partai Demokrat dan PKB menang telak dengan meraih 35 suara dari total suara sebanyak 36 suara.

Sedangkan Muhammad Yudhistira Putra nomor urut 1 diusung Partai Hanura, hanya mendapatkan 1 suara.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved