Berita Nasional

Profil Bripda Debi Apriliani, Polwan Cantik Pawang Anjing Pelacak Bantu Cari Korban Gempa Cianjur

Sosok Bripda Debi Apriliani menarik perhatian publik karena kehebatannya menjadi pawang anjing pelacak yang mencari korban gempa Cianjur.

TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Bripda Debi Apriliani polwan cantik pawang anjing pelacak (K-9) bantu cari korban hilang gempa cianjur. 

Namun, jauh sebelum itu, Polwan Cantik ini terjun sebagai pawang dari Ari sudah semenjak tiga tahun lalu.

Bersama Ari, Debi turut berperan aktif di setiap misi kemanusiaan untuk mengevakusi korban bencana.

Teringat olehnya, peristiwa meletusnya Gunung Semeru yang belum lama terjadi ini menjadi salah satu medan terberat dalam menjalakan tugasnya sebagai pawang.

Dimana saat itu, dia harus berperang dengan erupsi yang kerap kali terjadi dan material yang cukup panas.

"Jadi penempatan pertama saya di Mabes Polri kebetulan langsung di dirpolsatwa. Kemudian, dari situ saya mulai belajar melatih anjing. Sudah tiga tahun ini menjadi pawang ini. Saya sudah beberapa kali ke lokasi bencana NTT, Lumajang, sampai disini (lokasi longsor Cianjur)," ujarnya.

Meski begitu, selama tiga tahun ini, Debi menjalankan profesinya sebagai pawang anjing dengan ikhlas.

"Dari situ ya sudah terus bekerja dan ikhlas aja menjalankan tugas ini," tandasnya. 

Baca juga: Dipastikan Tak Lagi Ada di Sidang Putri Candrawathi, Kemana Jaksa Erna Normawati Dipindahkan ?

Kerahkan anjing pelacak

Polisi mengerahkan sejumlah anjing pelacak untuk membantu pencarian korban yang tertimbun akibat longsor gempa Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022).

Hasilnya, hari ini dua jenazah yang tertimbun tanah akibat gempa dan longsor Cianjur kembali ditemukan.

Total ada 10 jenazah yang ditemukan berkat jasa anjing pelacak.

Dua jenazah terakhir itu langsung dievakuasi ke ambulans untuk diidentifikasi di Rumah Sakit (RS) Sayang, Cianjur, Jawa Barat.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan penemuan dua jenazah itu setelah pengerahan anjing pelacak atau K9 milik Polri dan Basarnas di wilayah Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Menurutnya, jenazah ditemukan dekat dengan lokasi sungai yang alirannya cukup deras.

“Pukul 08.00 WIB pagi tadi, Alhamdulillah dua jenazah kembali ditemukan dan langsung dievakuasi untuk proses indetifikasi oleh DVI,” ujar Dedi dalam keterangannya, Jumat (25/11/2022). 

Baca juga: Kesaksian ART Ferdy Sambo Soal CCTV Bikin Hakim Tertawa, Kok Dia yang Pasang ?

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Baca berita menarik lainnya di Google News

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved