Berita Ogan Ilir

Pelantikan Kades Terpilih Pilkades Ogan Ilir 2022, Ada Kades Terpilih Tiga Periode

Pelantikan Kades terpilih Pilkades Ogan Ilir 2022 mulai dilakukan Bupati OI Panca Wijaya Akbar. Ada kades terpilih tiga periode.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Pelantikan Kades terpilih Pilkades Ogan Ilir 2022 mulai dilakukan Bupati OI Panca Wijaya Akbar. Ada kades terpilih tiga periode dilantik hari ini, Senin (15/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Pelantikan Kades terpilih Pilkades Ogan Ilir 2022 Bupati Ogan Ilir mulai dilakukan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar hari ini, Selasa (15/11/2022).

Sengaja pelantikan Kades terpilih tidak terpusat melainkan Panca Wijaya akan mengunjungi lokasi pelantikan.

Ada 172 desa melaksanakan Pilkades Serentak Ogan Ilir yang digelar 15 Oktober lalu.

Lokasi pertama yang dikunjungi Panca beserta jajaran yakni di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara.

Di desa ini, tiga kepala desa sekaligus dilantik selain Desa Tanjung Baru, ada Desa Permata Baru dan Desa Tanjung Pering.

"Sengaja saya datangi lokasi pelantikan. Untuk desa yang menyelenggarakan Pilkades dan lokasinya berdekatan, jadi dilantik sekaligus seperti hari ini," kata Panca kepada wartawan, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Kadin Sumsel Perkenalkan Potensi Sumsel di B20 Bali, Dialog Resmi KTT G20

Pada pelantikan ini, Kepala Desa Permata baru dijabat Alamsyah Syuryadi yang menggantikan Bangun Purwijinoto.

Kepala Desa Tanjung Baru kembali dijabat oleh Budi Harjaya yang memimpin untuk periode kedua.

Yang lebih moncer, Kepala Desa Tanjung Pering dijabat oleh Agussalim yang kembali terpilih untuk periode ketiga.

Kepada para kepala desa, Panca meminta agar visi-misi menyesuaikan dengan Pemkab Ogan Ilir.

"Visi-misi jangan melenceng, ada yang ke kanan dan ke kiri. Seperti ada daerah di Ogan Ilir yang dibangun jalan, namun kepala desanya malah bisnis tambang pasir," ungkap Panca.

Hal yang dimaksud Panca, saat jalan sudah dibangun untuk kepentingan umum, malah dirusak oleh aktivitas lalu-lalang truk pasir.

Panca juga mengingatkan agar kepala desa melayani seluruh masyarakat di desa yang dipimpin.

Orang nomor satu di Ogan Ilir tak ingin ada bekas Pilkades yang mengakibatkan pelayanan masyarakat tak merata atau bahkan tebang pilih.

"Jangan sampai ada masyarakat yang tak dilayani, misalnya soal pembagian bansos. Lagipula sebenarnya tidak bisa kepala desa tidak menunaikan pembagian PKH, BPNT bagi warga yang benar-benar berhak mendapatkan," ujar Panca.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved