Sertu Rizka Nurjanah Meninggal
Jenazah Sertu Rizka Nurjanah Dimakamkan di Gorogol Cicalengka, Rumahnya Banyak Didatangi Pelayat
Dalam postingan tersebut, dituliskan Sertu (K) Rizka Nurjanah meninggal dunia pada Minggu, 6 November 2022 pukul 20.47 WIB.
Penulis: Weni Wahyuny | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM - Jenazah Sertu (K) Rizka Nurjanah (Abituren Ba PK 20) dimakamkan di Gorogol Cicalengka dengan menggunakan upacara Militer, Senin (7/11/2022).
Informasi pemakaman Sertu (K) Rizka Nurjanah disampaikan melalui akun Instagram @rizkanurjanah22
Jenazah Sertu (K) Rizka Nurjanah dimakamkan sekira pukul 10.00 WIB.
Dalam story Instagram tersebut memperlihatkan kondisi rumah Sertu Rizka Nurjanah yang didatangi banyak pelayat.
Dalam postingan tersebut, dituliskan Sertu (K) Rizka Nurjanah meninggal dunia pada Minggu, 6 November 2022 pukul 20.47 WIB.
Sertu Rizka Nurjanah meninggal dunia setelah dirawat di Ruang Rawat Dokmil RSPAD.
Penyebab Sertu Rizka Nurjanah meninggal dunia diduga usai berjuang melawan tumor otak.
Sebelumnya kabar Sertu Rizka Nurjanah meninggal dunia pada Senin (7/11/2022).
Kabar Sertu Rizka Nurjanah meninggal dunia diketahui dari postingan Instagram infokomando.official.
"Kami dan keluarga besar turut berbelasungkawa atas berpulangnya Saudara/rekan kami Sertu (K) Rizka Nurjanah (@rizkanurjanah22).
Semoga amal baik dan ibadahnya diterima Allah SWT dan diberikan tempat terbaik disisiNya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin..," tulis akun Instagram tersebut.
Baca juga: Riwayat Sakit Sertu (K) Rizka Nurjanah Kowad Meninggal Dunia, Idap Tumor Otak hingga Alami Kebutaan
Sempat Viral Buat Jenderal Andika Perkasa Menangis
Beredar kabar Sertu Rizka Nurjanah meninggal dunia, sempat lawan tumor otak (infokomando.official/YouTube TNI AD)
Diketahui, Sertu Rizka Nurjanah merupakan Kowad TNI yang dulu sempat viral karena bikin Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menangis.
Sertu Rizka Nurjanah merupakan Kowad TNI yang terkena penyakit tumor otak dan menjadi perhatian pada 2020 lalu.
Kondisinya saat itu mengundang prihatin Panglima Jenderal Andika Perkasa yang pada saat itu masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).