Harga Karet Palembang

Harga Karet Dunia Turun, Kurs Dolar Menguat, Update Sicom Harga Karet Hari Ini 26 Oktober 2022

Harga karet dunia update Sicom harga karet hari ini 26 Oktober 2022 terpantau 122,7 sen AS per Kg dan kurs dolar 15.577,05 didapat Rp 19.113 per kg.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Harga karet dunia update Sicom harga karet hari ini 26 Oktober 2022 terpantau 122,7 sen AS per Kg dan kurs dolar 15.577,05 didapat Rp 19.113 per kg. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini kembali turun dibanding harga awal pekan kemarin.

Turunnya harga karet ini karena memang harga karet dunia hari ini turun tipis sedangkan kurs dolar menguat terhadap rupiah sehingga pengaruhnya hasil akhir perhitungan harga karet di Sumsel tetap masih lebih rendah.

Harga karet dunia berdasarkan update Sicom harga karet hari ini 26 Oktober 2022 hingga pukul 13.00 terpantau pada angka 122,7 sen AS per Kg atau turun dibandingkan 25 Oktober 2022 sebesar 122,9 sen AS per kg.

Sedangkan kurs dolar hari ini menguat terhadap rupiah 15.577,05, Rabu (26/10/2022). Sedangkan nilai tukar dolar terhadap rupiah kemarin 15.557 per dolar AS.

Harga karet dunia hari ini sebelum dipotong ongkos produksi dan lainnya berkisar Rp 19.113,04 per kg atau Rp 19.113 per Kg.

Baca juga: Cara Menghitung Harga Getah Karet di Pabrik Berdasar Harga Karet Dunia, Petani Perlu Tahu

Harga Karet Sumsel Hari Ini

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 26 Oktober 2022 dibandrol Rp 19.111.

Harga karet ini turun Rp 148 dibanding harga awal pekan kemarin 24 Oktober dibandrol Rp 19.259.

Turunnya harga KKK 100 persen juga diikuti turunnya juga harga karet kualitas lainnya mulai dari 40-90 persen.

Harga KKK 90 persen dibandrol Rp 17.199 per kg, KKK 80 persen dibandrol harga Rp 15.288 per kg.

Sedangkan untuk KKK 70 persen dibandrol Rp 13.377 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 11.466 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 9.555 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 7.644 per kg.

Menurut Mirza secara keseluruhan, ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional. Yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS. Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved