Berita Muratara
Harga Sawit di Muratara di Atas Rp 2.000 Per Kg, Polisi Ingatkan Pemilik Kebun
Harga Sawit di Muratara Sumsel hari ini diatas Rp 2.000 Per Kg, Polisi ingatkan pemilik kebun
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Harga buah kelapa sawit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus membaik dari masa-masa anjlok.
Saat ini harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani sudah di atas Rp 2.000 per kilogram (kg).
Seiring membaiknya harga TBS sawit tersebut, aksi pencurian pun nampaknya mulai marak kembali.
Buah sawit di kebun milik salah satu perusahaan di Desa Batu Kucing, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, menjadi sasaran pencurian.
Terduga pelakunya bernama Hendri (45), tercatat beralamat di Desa Sidomulyo, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura).
"Dia sudah diamankan oleh pihak sekuriti perusahaan, kemudian kami menjemputnya lalu dibawa ke Polsek," kata Kapolsek Rawas Ilir, Iptu M Abdul Karim pada TribunSumsel.com, Minggu (16/10/2022).
Tersangka bakal dijerat Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian, namun kini masih dalam penyidikan polisi.
"Untuk informasi yang lain-lainnya masih penyidikan," kata Abdul Karim.
Dia menjelaskan tersangka mencuri dengan cara mengambil buah kelapa sawit dari pohonnya langsung memakai dodos dan gancu.
Buah sawit tersebut dibawa ke pinggir jalan kebun menggunakan sepeda motor, lalu dikumpulkan menjadi beberapa tumpukan.
Buah sawit yang sudah dikumpul tersangka belum sempat diangkut karena aksinya cepat diketahui oleh sekuriti perusahaan.
"Barang buktinya ada sekitar 130 janjang buah sawit, beratnya sekitar 1,3 ton, kalau dijual uangnya dua juta lebih," kata Abdul Karim.
Sepeda motor jenis Honda Supra X 125 tanpa plat yang digunakan tersangka mengangkut buah sawit hasil curian turut diamankan polisi.
Baca juga: Kabar Terbaru Jadwal Pelantikan 50 Kades Terpilih Pilkades Muratara 2022
Tersangka kini ditahan di sel tahanan Polsek Rawas Ilir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kami mengimbau kepada warga jangan mencuri, tidak baik, karena akan berurusan hukum. Kami imbau juga kepada pemilik kebun sawit untuk hati-hati terhadap aksi pencurian, apalagi harga sawit sekarang mulai naik lagi," ingatnya.