Berita OKI

ODGJ Bacok 5 Warga di OKI, Korban Luka Parah Disabet Parang Termasuk Ayah Pelaku

Seorang ODGJ membacok lima warga di Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (11/10/2022). Lima korban luka parah disabet parang termasuk ayah pelaku.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Seorang ODGJ membacok lima warga di Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (11/10/2022). Lima korban luka parah disabet parang termasuk ayah pelaku. Korban luka saat mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Seorang penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membacok lima warga di Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (11/10/2022).

Peristiwa pembacokan oleh ODGJ ini terjadi di Desa Sukaraja, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Lima orang yang luka parah menjadi korban ODGJ bacok warga salah satunya adalah ayah pelaku.

Diketahui penyebab penganiayaan tersebut lantaran pelaku Mulyadi (30) merasa tersinggung dengan salah satu korban karena tidak menjawab sapaannya.

Ada pun lima korban yang mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam adalah Asmara (50), Musar (51), Jonsi (50), Didi (60) dan Iyus (48).

Kapolres OKI AKBP Dili Yanto melalui Kapolsek Sp Padang, Iptu Sadikin menyebut dugaan sementara pelaku tergolong Orang Dalam Gangguan Jiwa atau ODGJ.

Baca juga: Harga Karet Ogan Ilir KKK 100 Persen Rp 6.900 per Kg, Musim Hujan Produksi Karet Turun

"Dari informasi yang didapat bahwa tersangka telah lama mengalami gangguan jiwa dan dua kali menjalani perawatan di Rumah Sakit jiwa Ernaldi Bahar Palembang," tuturnya saat ditemui di kantor Mapolsek Sp Padang pada Kamis (13/10/2022) sore.

Dijelaskan peristiwa terjadi pada Selasa (11/10/2022) pukul 18.05 WIB bermula saat korban Iyus datang kerumah orang tua pelaku yang bernama Musar.

Selanjutnya pelaku menegur korban Iyus namun tidak dijawab. Sehingga pelaku tersinggung.

Lalu pelaku mendekati korban Iyus dan langsung meninju dengan kepalan tangan kanan dan mengenai mata sebelah kanannya.

"Saat itu terjadi perkelahian antara korban Iyus dan pelaku. Kemudian orang tua pelaku yang bernama Musar dan ibu pelaku bernama Asmara mencoba untuk melerai,"

"Akan tetapi pelaku langsung mengambil sebilah parang dari dalam rumahnya dan langsung melayangkan sajam ke Musar hingga mengenai bibir dan membacok Asmara yang mengenai tangan dan wajah sebelah kanan," imbuhnya.

Tidak berhenti sampai disitu, pelaku kembali menyabetkan sajam ke tubuh korban Jonsi yang sedang mengambil wudhu dan mengenai bagian atas kepalanya.

Mendengar adanya keributan, korban Didi langsung keluar rumahnya. Namun keburu dilihat oleh pelaku.

"Mengetahui hal itu pelaku langsung mengejar korban Didi dan langsung membacok dan mengenai dada bagian depan," sebutnya didampingi Kanit Reskrim, Aipda Apriansyah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved