Bahasa Palembang

Apa Arti Kubu dalam Bahasa Palembang? Awas Jangan Sampai Sembarangan Diucapkan

Artikel ini memuat penjelasan mengenai apa arti kubu dalam bahasa Palembang, jangan sampai sembarangan diucapkan.

Tribun Sumsel
Arti Kubu dalam Bahasa Palembang Awas Jangan Sampai Sembarangan Diucapkan 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Simak penjelasan mengenai apa arti kubu dalam bahasa Palembang, jangan sampai sembarangan diucapkan.

Kubu termasuk dalam kosa kata bahasa Palembang yang jangan sampai sembarangan untuk diucapkan.

Lantas apa arti kubu dalam bahasa Palembang? Berikut penjelasan singkat beserta contohnya.

Arti Kubu Bahasa Palembang

Kubu dalam bahasa Palembang serupa dengan tidak mandi dalam bahasa Indonesia.

Namun, tidak mandi atau "kubu" yang dimaksud merupakan kata slang yang digunakan sebagai celaan kepada orang-orang atau objek tertentu.

Kosa kata ini termasuk cukup kasar dalam bahasa Palembang sehingga kurang pantas untuk disebutkan di depan umum.

Istilah ini dipergunakan masyarakat Palembang dan sekitarnya sebagai ekspresi kekesalan terhadap sesuatu ataupun tindakan/sikap seseorang.

Seperti contoh berikut.

"Ay kubu ini, galak nak ngacauke gawe uwong bae"
(Dasar kubu/gak mandi, hobi banget mengacau kerjaan orang)

Kata ini sangat sensitif untuk diucapkan di depan khalayak ramai, karena bisa memicu konflik, karena kubu juga merupakan nama salah satu suku di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan.

Maka itu, baiknya untuk memahami apa arti kubu dalam bahasa Palembang.

Baca juga: Daftar Nama Panggilan Keluarga dalam Bahasa Palembang Lengkap dari Kakek hingga Kakak

Baca juga: Arti Tebuang Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya,Kamus Bahasa Palembang Lengkap

Baca juga: 10 Contoh Pantun Pembuka Acara dalam Bahasa Palembang yang Lucu dan Kekinian

Buat kamu yang penasaran dengan kosa kata bahasa Palembang lainnya, berikut Tribunsumsel sajikan Kamus Bahasa Palembang Lengkap.

A
• Abes (habis)
• Ado (Ada;Tersedia)
• Agam (Suka)
• Anyar (Baru)
• Apo (Apa)
• Awak (Kamu/Anda)
• Asak (Asal)
• Asek (asik)
• Abang (Merah)
• Aguk (Peduli)
• Akor (se iya sekata)
• Ari (Hari)

B
• Bae (Saja)
• Bange (suka tidak mendengar)
• Bangat (Banget)
• Balen (Ulang)
• Balak (Masalah)
• Balek (Pulang)
• Banyu (Air)
• Basa (Basah)
• Bahaso (Bahasa)
• Baseng (Terserah)
• Bebala (Berkelahi)
• Bedesau (Cemas)
• Bengor (Bonyok)
• Belom (Belum)
• Belari (Berlari)
• Belagu (Berlagak)
• Belagak (Ganteng)
• Belago (Berkelahi)
• Bekendak (Ada Maunya)
• Berejo (Berupaya)
• Belanjo (Berbelanja)
• Betedo (Berteduh)
• Beguyur (Berjalan santai)
• Belagak (Ganteng, Cantik)
• Belago (Berkelahi)
• Begawe (Bekerja)
• Belinjangan (Berpacaran)
• Bekiuk (Berbohong)
• Besak (Besar)
• Beruk (Monyet)
• Bejalan (Berjalan)
• Budak (anak)
• Buntang (Bangkai)
• Bunting (Hamil)
• Buyan (Bodoh)
• Bontet (Gemuk)
• Bingen (Zaman dulu)
• Bik Cek (Sapaan untuk Mbak, Tante/Bibi)
• Buyan (Bodoh)
• Bengal (tidak laku yang tidak menurut)
• Bengak (Bodoh)
• Begoco (Bakuhantam)
• Belaki (Telah Memiliki Suami atau Bersuami)
• Bebini (Telah Beristri)
• Bongok (Bodoh)

C
• Cak (Seperti)
• Calak (Curang)
• Cagak (Tiang)
• Cacam (waw)
• Caluk (Terasi)
• Caer (Cair)
• Campak (Jatuh)
• Cacam (Ungkapan Kagum)
• Caro (Cara)
• Capong (Capung)
• Cawa (Omong Kosong)
• Cak mano (Bagaimana)
• Cak itu (Seperti itu)
• Campak (Jatuh)
• Cemeke’an (Pelit)
• Celano (Celana)
• Cerito (Cerita)
• Cek (Mbak)
• Ceto (Pasti)
• Cego’an (Cegukan)
• Cepet (Cepat)
• Cerudi’an (Kepo)
• Cerewet (Pelit)
• Cetok (Patuk)
• Ciren (Kelihatan)
• Cindo (Cantik/Bagus)
• Cincang (Potong)
• Cinto (Cinta)
• Cobo (Coba)
• Cugak (Kecewa)
• Cucung (Cucu)

D
• Dalu (Tengah Malam)
• Dalem (dalam)
• Dapet (Dapat)
• Denger (Dengar)
• Dulur (Saudara)
• Dukin (dulu)
• Denget (Sebentar)
• Dewek’an (Sendirian)
• Dendak (Tidak Mau)
• Diem (Diam)
• Disano (Disana)
• Dimano (Dimana)
• Dakdo (tidak)
• Doson (Desa)

E
• Ecak-ecak (Pura-Pura)\
• Enjuk (Beri)
• Ekar (Kelereng)
• Emek (Ibu, Emak)

G
• Galak (Mau)
• Galo (Semua)
• Gancang (Cepat)
• Gek (nanti)
• Geli (Geli)
• Genyek/Genyik (Kesal)
• Gino (Kebangetan)
• Gemeter (Gemetar)
• Gerobok (Lemari)
• Gawe (Kerja)
• Guno (Guna)
• Gilo (Gila)
• Goco (Tinju)

I
• Ilir (Hilir)
• Idak (Tidak)
• Igo (Terlalu)
• Iwak (Ikan)
• Iyo (iya, benar)

J
• Jabo (luar)
• Jahat (Jelek)
• Jajo (jual)
• Jalo (perangkap ikan)
• Jelit (melihat dgn tajam)
• Jenong (Kening yang terlalu maju)
• Jero (Kapok;Jera)
• Jerambah (Jembatan)
• Jidat (kening)
• Jingok (Lihat)
• Jiron (Tetangga)
• Julak (dorong)
• Jurai (Keturunan)

K
• Kacek (Selisih)
• Kagek (nanti)
• Kalu (Kalau)
• Kajang Angkap (Atap rumah)
• Kambang (Kolam)
• Kanji (Genit)
• Kari (Tinggal)
• Katek (Tidak Ada)
• Kasak (Sikat)
• Kebilo (Bila)
• Kecik (Kecil)
• Kejingokan (Kelihatan)
• Kempet (Kempes)
• Kemano (Kemana)
• Kendak (Mau)
• Keno (Kena)
• Kepek’an (contekan)
• Kereto (Sepeda)
• Kero (Kera)
• Kelek (Ketek)
• Ketek (Perahu)
• Kocek (Kupas)
• Kolah (Mainin)
• Kodak (Sempat)
• Kelenger
• Kelakar
• Klepeh (Dompet)
• Kulu-kilir (Hilir mudik)

L
• La (lah)
• Ladeng (Pisau)
• Laju (Jadi)
• Lajuke (Jadikan)
• Lantak (Gara-gara)
• Lapang (Luas, Enak)
• Lawang (Jendela)
• Lebak (Rawa-rawa)
• Lemak (Sedap)
• Lentik (lincah,gemulai)
• Linjangan (Pacar)
• Lihai (Menguasai)
• Lokak (Kerjaan)
• Lolo (Bodoh)
• Lum (Belum)

M
• Madak’i (Masa sih)
• Mak ini, Mak ini ari (Sekarang, Hari gini)
• Mano (Mana)
• Makmano (Bagaimana)
• Mamang (Paman)
• Mangcek, mangcik (Panggilan untuk paman)
• Melok, Mekot (ikut)
• Mengot (miring)
• Meseng, tepeseng ((Buang air besar)
• Metu (Keluar)
• Minum (Minum, sarapan)
• Molek, cindo (Cantik)

N
• Nak (Akan, hendak)
• Ngapo (Kenapa)
• Ngagok’i (menanggapi)
• Ngampok (Pamer)
• Ngawak (Membawa)
• Ngatoke (Katakan)
• Ngenjuk (Memberi)
• Ngentak (Membentur)
• Ngentol (Gantung)
• Ngenyek (Ngejek-merendahkan)
• Ngibak’i (Peduli amat)
• Ngigik (Lucu)
• Ngeget (Menggigit)
• Ngolai (Menipu)
• Ngota’i (Membohongi)
• Nguling (Berbaring)
• Nguyok’i (mengejek)
• Nian (Sangat/Benar)
• Nianan (Beneran)
• Nujah (Menusuk)
• Nyai/nyek (nenek)
• Nyangkut (Tersangkut)
• Nyenyes (Tidak bisa menjaga rahasia)
• Nyingok (Melihat)
• Nyugak’i (Mengecewakan)
• Nyucuk (Menusuk)
• Nyetuk (Mematuk)
• Ngentak (Hentak)

O
• Oba (Ubah)
• Oncak (Jagoan)
• Oplet (Angkot)

P
• Pacak (Boleh, bisa)
• Padek (jitu/tepat)
• Pagar (kandang)
• Pakek (Pakai)
• Palak (Kepala)
• Pasak (Pasar)
• Pati (santan)
• Paya (Payah)
• Payo (ayo, yuk)
• Pecak, cak (Seperti)
• Peci (Menembak)
• Peh la (Ayolah)
• Pekak (tuli)
• Penesan (Bercanda)
• Penu (Penuh)
• Picul (lepas)
• Pocok (atas)
• Poteh (putih)
• Prei (Libur)
• Pukul besi (palu)

R
• Rago (Lemari
• Rai (Muka, tampang)
• Rami (Ramai)
• Rando (Janda)
• Rasoke, rasokelah (Rasakan)
• Rego (Harga)
• Rengko (Keletihan)
• Renti (Berhenti)
• Reti (Arti)
• Rimau (Harimau)
• Ringam (Reseh)
• Ruma (Rumah)

S
• Saban (Setiap)
• Sanak broyot (Sanak saudara)
• Sanjo (bertamu)
• Sangkek (Keranjang)
• Saro (susah
• Sapo (Siapa)
• Sedenget (Sebentar)
• Sekewet (Curang)
• Selik (Lihat)
• Selop (Sendal )
• Semekuk (Berbentuk)
• Sengak (Sombong/Angkuh)
• Sempak (Celana)
• Sepur (Kereta)
• Secaro (Secara)
• Siapo (Siapa)
• Sikok, eso (Satu)
• Simbat (sahut)
• Sincia (lebaran Tionghoa)
• Singgonyo (sehingga)
• Singit (sembunyi)
• Singitan (bersembunyi)
• Singitke (sembunyikan)
• Sir (mau/tertarik)
• Siru (Heboh)
• Sisip (hampir)
• Sius (Serius)
• Sodo’, suduk (Kampungan)
• Sokor (Sukurin)
• Sosok (uang kembalian)
• Sudah, lah (Sudah)
• Sungi (Sungai)
• Suri (Sisir)

T
• Tek-aguk (Gak ada kerjaan )
• Tekacip (ditinggal sendirian)
• Tako’an (Sombong)
• Taksi (angkot)
• Tangani (memukuli)
• Taunyo (Taunya)
• Teberongak (dicuekin)
• Tebok (bolong, lobang)
• Tebudi (Tertipu)
• Tededeh (capek/tidak sanggup)
• Tedok, tiduk (Tidur)
• Tembes (nyaris)
• Terajang (Tendang, Hantam)
• Terabas (Terobos)
• Tetak (potong)
• Tino, (lih. betino)
• Tujah (Tikam dengan pisau)
• Tula (Itu lah)
• Tumbur (tabrak)
• Tungkupan (main petak umpet)
• Tunu (Bakar)
• Tunak (Diam)
• Tutus, gepuk (pukul)

U
• Uji (Kata)
• Ujinyo (katanya)
• Ulo (Ular)
• Untal (Lempar)
• Urik’an (main kejer-kejeran)
• Utak (pikiran,otak)

W
• Wak (Panggilan untuk yang lebih tua)
• Waya (Cuma)
• Wong (Orang)

Y
• Yai/yek (kakek)
• Yasi = Sah (cth: dak yasi pemilu tu, banyak maen calak dio)
• Yo (Ya)

Demikian penjelasan mengenai apa arti kubu dalam bahasa Palembang,

Baca artikel dan berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved