Berita OKU Selatan

Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi di SPBU OKU Selatan, Motor Dijatah 10 Liter

Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU mulai berlaku. Berikut pembatasan berdasarkan jenis kendaraan.

SRIPOKU/ALAN
Antrian kendaraan di SPBU Tebing Gading Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan yang sudah menerapkan pembatasan pengisian kendaraan mobil beberapa waktu lalu 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA-- Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU mulai berlaku.

Satu diantaranya di SPBU wilayah Tebing Gading Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan yang sudah menerapkan pembatasan pengisian kendaraan mobil.

Pengelola SPBU Tebing Gading Muaradua OKUS Bahtiar mengatakan jika pembatasan pembelian bbm bersubsidi sudah berjalan seiring dengan sistem pengunaan wajib aplikasi My Pertamina yang sudah diterapkan sejak per 1 September 2022 lalu .  

Pembatasan pembelian bbm bersubsidi di SPBU Berdasarkan Jenis Kendaraan:

  1. Kendaraan mobil pribadi, L300, jenis Engkel, dibatasi kuota hanya 50 liter/hari.
  2. Truk dan dump truck dijatah  80 liter/hati
  3. Bus besar dijatah 120 liter/hari.
  4. Motor dijatah 10 liter/hari. 

"Semua kendaraan hanya dilakukan 1 kali pengisian. Tidak boleh berulang," ungkapnya, Minggu (18/9/2022).

Dalam aturan yang telah di sosialisasikan ke masyarakat ini juga, SPBU juga menerapkan aturan tidak melayani pengisian BBM jenis subsidi, kepada kendaraan dinas, TNI, maupun Polri.

"Setiap kendaraan yang akan mengisi BBM, kita petugas SPBU akan mencatat nopol (nomor polisi) kendaran tersebut dan kita input ke sistem. Sehingga dari data ini, akan terlihat semua mana kendaraan yang sudah menggunakan kuota pengisian BBM di kendaraanya, mana yang sudah," jelasnya.

Sistem pendataan langsung lewat nopol kendaraan ini juga, langkah yang dilakukan SPBU untuk menghindari kecurangan pembeli untuk melakukan pengisian BBM lebih dari 1 kali sehari.

Untuk pasokan BBM yang masuk di SPBU tebing gading Muaradua OKU Selatan, saat ini yakni pertalite berjumlah 16 KL (ton) untuk hari senin-kamis. 24 KL di hari sabtu.

Baca juga: Kebun Ditawar 1,6 Miliar Tak Dilepas, Cerita Petani Jeruk BW di OKU Selatan

Sedangkan untuk jenis BBM solar dipasok 8 KL per hari.

"Dengan kuota yang ada, bisa dibilang mencukupi kebutuhan pengisian kendaraan kita disini," pungkasnya.

Sementara, terpantau, pasca kenaikan harga BBM antrian kendaraan mobil maupun sepeda motor sudah berangsur kembali normal. (SP/ALAN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved