Berita Palembang

Pulang Kerja, Perawat Kena Jambret di Jakabaring Palembang, Tas Isi HP dan Notebook Dirampas

Pulang kerja, seorang perawat di Rumah Sakit Hermina Kota Palembang kena jambret saat dirinya melintas di Jakabaring depan Dekranasda.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
DOK POLISI
Pulang kerja, seorang perawat di Rumah Sakit Hermina Kota Palembang kena jambret saat dirinya melintas di Jakabaring Jalan Gub H Bastari tepatnya depan Dekranasda. Korban menunjukkan dirinya dijambret, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Pulang kerja, seorang perawat di Rumah Sakit Hermina Kota Palembang kena jambret saat dirinya melintas di Jakabaring Jalan Gub H Bastari tepatnya depan Dekranasda.

Dua jambret naik sepeda motor berboncengan merampas tas korban berisi handphone juga notebook.

Pelaku dua jambret berlari ke arah Pasar Induk Jakabaring usai beraksi.

Peristiwa penjambretan dialami Fitriyani (25) warga Lorong Beringin Raya 2, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2, Palembang, terjadi hari Rabu (14/9/2022) sekitar pukul 18:15 WIB.

Korban kehilangan sebuah tas yang berisikan Handphone merk iPhone 11 Pro Max Warna Gray dan Note Book Asus Warna biru Navy Gradasi.

Korban pun kemudian melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.

Baca juga: Polres Lubuklinggau Musnahkan Sabu Rp 1,8 Kg, Milik Tina Bandar Sabu Jaringan Internasional

Saat membuat laporan kepada polisi, kejadian berawa dari korban yang hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor.

Lalu tiba-tiba datang dua orang yang memepetnya menggunakan sepeda motor besar warna merah putih.

"Pas saya di Dekranasda tiba-tiba dari belakang muncul dua orang berboncengan memepet saya. Satu orang menarik tas saya, " kata Fitriyani, Kamis (15/9/2022).

Dengan cepat pelaku yang dibonceng tersebut menarik tas milik korban, setelah berhasil keduanya langsung tancap gas melarikan diri kearah Pasar Induk Jakabaring.

"Dua orang pelakunya berboncengan motor besar, dengan cepat pelaku dibonceng menarik tas saya. Mereka langsung melarikan diri ke arah pasar induk Jakabaring," katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi membenarkan adanya laporan korban pencurian dengan kekerasan (Curas) jambret tas.

"Laporan korban Pasal 365 KUHP sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang, dan anggota piket SPKT, Reskrim, dan Identifikasi sudah melakukan olah TKP. Tersangkanya masih kami selidiki, " ungkap Tri.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved