Berita Palembang

Politeknik Akamigas Jakabaring Palembang Dibobol Maling, Pelaku Gasak Alat Praktik Kerja

Politeknik Akamigas Jakabaring dibobol maling dan kasusnya telah dilaporkan ke polisi, Selasa (13/9/2022). Sejulah barang di ruang praktik digasak.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Politeknik Akamigas Jakabaring dibobol maling dan kasusnya telah dilaporkan ke polisi, Selasa (13/9/2022). Sejumlah barang di ruang praktik digasak. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Politeknik Akamigas Jakabaring dibobol maling dan kasusnya telah dilaporkan ke polisi, Selasa (13/9/2022).

Sejumlah barang keperluan praktek di dalam ruang praktek Kampus Politeknik Akamigas Jakabaring Palembang raib digasak pelaku pada aksi pencurian di Palembang ini.

Di antara barang yang diambil maling yang di Politeknik Akamigas Jakabaring adalah 21 besi mesin ragum atau gergaji untuk peralatan las, 1 buah plat besi, dan satu unit bor listrik.

Ali Malik, seorang dosen Politeknik Akamigas Jakabaring baru mengetahui peristiwa tersebut saat membuka tempat praktek kerja Akamigas dan melihat barang-barang yang ada di dalamnya hilang.

Ia pun telah melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang. Olah TKP telah dilakukan anggota piket SPKT pada Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Hukuman Dodi Reza Alex Noerdin Berkurang Jadi 4 Tahun Penjara, PT Palembang Kabulkan Banding

Menurut keterangan saksi dan Ali Malik selaku pelapor, tempat praktek tersebut terakhir dalam keadaan terkunci semua pada hari Sabtu tanggal 20 Agustus 2022 sekitar jam 17:00 WIB dan barang-barang tersebut masih berada di TKP.

"Ruangan praktek itu sebelumnya sudah terkunci dan barang-barang itu masih di tempatnya saat ditinggal. Kemudian hari Seninnya sekitar pukul 08:00 WIB barang-barang itu hilang, " katanya, Rabu (14/9/2022).

Setelah mendapati barang-barang hilang saksi melaporkan peristiwa itu ke pemilik Politeknik Akamigas. Kemudian membuat surat kuasa membuat laporan polisi.

Total kerugian yang dialami mencapai Rp 30 juta.

"Kami lapor ke atasan lalu dapat izin untuk melapor ke polisi," katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, dari hasil olah TKP pelaku diduga masuk dari belakang dan memanjat atap alkan dengan cara masuk dari pinggir antara atap alkan dengan dinding. Karena pintu masuk tidak ada yang rusak.

Di TKP tidak terdapat CCTV akan tetapi sudah tidak aktif karena sudah rusak.

"Anggota SPKT dan piket reskrim sudah melakukan olah TKP, memang benar ada temuan tersebut. Selanjutnya akan kami tindaklanjuti untuk mencari pelaku, " katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved