Bahasa Palembang

Arti Lemak Nian dalam Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya Kamus Bahasa Palembang Lengkap

Artikel ini memuat penjelasan mengenai apa arti lemak nian dalam bahasa Palembang beserta contohnya.

Tribun Sumsel
Arti Lemak Nian dalam Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya Kamus Bahasa Palembang Lengkap 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Simak apa arti lemak nian dalam bahasa Palembang beserta contohnya.

Lemak nian merupakan bahasa Palembang sehari-hari yang populer penggunaannya di media sosial.

Untuk diketahui, kosa kata ini bukan merupakan bahasa Palembang kasar.

Lalu tahukah kamu apa arti lemak nian dalam bahasa Palembang? Berikut penjelasan dan contohnya.

Arti Lemak Nian Bahasa Palembang

Lemak nian sama artinya dengan kata "Enak benar" atau "Enak banget" dalam bahasa Indonesia.

Ungkapan ini terdiri dari 2 kosa kata yakni lemak yang artinya enak atau nikmat, dan nian yang artinya benar.

Kata ini merupakan ungkapan kenikmatan untuk sebuah rasa makanan maupun hal lainnya yang dapat cap oleh indera perasa.

Seperti contoh kalimat berikut ini.

"Lemak nian oy makan tekwan ari dingin mak ini"
(Enak bener oy makan tekwan cuaca dingin seperti ini)

"Ay lemak nian e pacak modek ke dusun"
(Ay enak bener ye bisa mudik ke kampung halaman)

Baca juga: Arti Sengak Bahasa Palembang, Ini Maksud dan Contohnya, Kamus Bahasa Palembang Lengkap

Baca juga: 10 Contoh Pantun Pembuka Acara dalam Bahasa Palembang yang Lucu dan Kekinian

Baca juga: Bahasa Palembang Apa Kabar, Ini Contoh Penulisannya, Kamus Bahasa Palembang Sehari-hari

Buat kamu yang ingin mengetahui kosa kata bahasa Palembang lainnya, berikut Tribunsumsel sajikan Kamus Bahasa Palembang lengkap.

A
• Abes (habis)
• Ado (Ada;Tersedia)
• Agam (Suka)
• Anyar (Baru)
• Apo (Apa)
• Awak (Kamu/Anda)
• Asak (Asal)
• Asek (asik)
• Abang (Merah)
• Aguk (Peduli)
• Akor (se iya sekata)
• Ari (Hari)

B
• Bae (Saja)
• Bange (suka tidak mendengar)
• Bangat (Banget)
• Balen (Ulang)
• Balak (Masalah)
• Balek (Pulang)
• Banyu (Air)
• Basa (Basah)
• Bahaso (Bahasa)
• Baseng (Terserah)
• Bebala (Berkelahi)
• Bedesau (Cemas)
• Bengor (Bonyok)
• Belom (Belum)
• Belari (Berlari)
• Belagu (Berlagak)
• Belagak (Ganteng)
• Belago (Berkelahi)
• Bekendak (Ada Maunya)
• Berejo (Berupaya)
• Belanjo (Berbelanja)
• Betedo (Berteduh)
• Beguyur (Berjalan santai)
• Belagak (Ganteng, Cantik)
• Belago (Berkelahi)
• Begawe (Bekerja)
• Belinjangan (Berpacaran)
• Bekiuk (Berbohong)
• Besak (Besar)
• Beruk (Monyet)
• Bejalan (Berjalan)
• Budak (anak)
• Buntang (Bangkai)
• Bunting (Hamil)
• Buyan (Bodoh)
• Bontet (Gemuk)
• Bingen (Zaman dulu)
• Bik Cek (Sapaan untuk Mbak, Tante/Bibi)
• Buyan (Bodoh)
• Bengal (tidak laku yang tidak menurut)
• Bengak (Bodoh)
• Begoco (Bakuhantam)
• Belaki (Telah Memiliki Suami atau Bersuami)
• Bebini (Telah Beristri)
• Bongok (Bodoh)

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved