Berita Palembang

Rumah Tak Layak Huni di 2 Ulu Milik Romlah Dibongkar, Lansia Terima Bantuan Baznas Palembang

Rumah tak layak huni di 2 Ulu milik Romlah seorang Lansia di Palembang akhirnya dibongkar, Senin (12/9/2022).

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Bongkar rumah tak layak huni, rumah milik Romlah (67) seorang lansia di Jalan Faqih Usman, Lorong Murni Kelurahan 2 Ulu, Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rumah tak layak huni di 2 Ulu milik Romlah seorang Lansia di Palembang akhirnya dibongkar, Senin (12/9/2022).

Bongkar rumah tak layak huni, tumah milik Romlah (67) seorang lansia yang tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni di Jalan Faqih Usman, Lorong Murni Kelurahan 2 Ulu, Palembang mulai dibongkar dan akan dibangun dengan rumah yang lebih baik.

Pantauan Tribunsumsel.com saat mendatangi kembali rumah Romlah, bangunan rumah kayu miliknya kini telah dibongkar dan hanya menyisakan kayu-kayu pondasi rumah, Senin (12/9/2022).

Sementara rumah akan dibongkar dan dibangun kembali dengan bangunan yang lebih layak, Romlah bersama kedua anaknya menetap sementara di bedeng kontrakan berukuran 2x5 milik tetangganya.

"Alhamdulilah rumah kami segera dibangun dengan bantuan Baznas Kota Palembang dan Pemerintah Kota. Sejak hari Kamis tadi rumah sudah mulai dibongkar, " kata Romlah.

Pembangunan rumah Romlah akan dimulai bulan Oktober 2022 nanti setelah mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang dan Pemerintah Kota.

Baca juga: Harga Sawit Palembang, Ini Solusi Apkasindo Atasi Harga TBS Anjlok Tingkat Petani Swadaya

"Ini lagi persiapan mau dibangun dek, kata pihak Baznas rencananya mau dibangun bulan Oktober nanti makanya sekarang mulai dibongkar. Ukuran rumah yang bakal dibangun nanti 6x6 meter, mudah-mudahan nanti lancar selama pembangunan, " katanya.

Selagi rumah yang baru dibangun Romlah bersama kedua anaknya Ando dan Rudi tinggal di sebuah bedeng sebelah rumahnya yang hanya berjarak dua meter. Romlah menyebutkan jika biaya sewa bedeng yang ia tempati sementara ini akan ditanggung Baznas.

"Sementara kami tinggal disini dulu sampai rumahnya sudah jadi. Biaya sewa ditanggung sama pihak Baznas, " katanya.

Beberapa hari belakangan pun ia tak mampu berjualan ikan asin di pasar seperti biasanya, karena kondisi kesehatan Romlah cukup menurun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved