Berita Muratara

Pakai Ijazah Paket untuk Nyalon Kades di Muratara, Sulaini Tak Lolos

Pakai Ijazah Paket untuk nyalon kades, Suliani Balon Kades Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tak lolos.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Sulaini saat menyampaikan keberataan atas keputusan panitia pilkades Muratara di Kota Lubuklinggau Sumsel, Minggu (11/9/2022). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Sulaini, salah satu bakal calon (Balon)  Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tidak diloloskan menjadi calon Kades.

Sulaini gagal mencalonkan diri sebagai calon Kades Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel  karena menggunakan ijazah paket.

Pasca tidak lolos menjadi calon kades, Sulaini akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.

Sulaini mengatakan sejak awal sudah melengkapi berkas sesuai persyaratan.

Di Desa Bumi Makmur sendiri ada empat bakal calon, dirinya satu-satunya bakal calon kades perempuan. 

"Tiga calon lain dinyatakan lolos, sementara saya tidak. Saya ingin mempertanyakan kenapa dan ada apa. Saya sangat dirugikan, saya minta keadilan," kata Sulaini pada kepada wartawan di Lubuklinggau, Minggu (11/9/2022). 

Ia menyampaikan tentang ijazahnya, dirinya mengaku secara sah telah mengikuti program paket yang dilaksanakan PKBM Bukit Sulap Ponpes Mafaza Lubuklinggau. 

"Dan itu sudah lama, saya lulus paket A 2008 dan paket B 2016 lalu. Yang saya ingin tanyakan ada apa dan kenapa. Itu saja," ungkapnya.

Kuasa hukum Sulaini, Abdul Aziz mengatakan telah mengikuti tahapan sejak awal dengan mengumpulkan berkas-berkas persyaratannya.

Namun ketika verifikasi di panitia tingkat Kabupaten Muratara, Sulaini dinyatakan tidak memenuhi syarat. 

"Alasannya karena klien kami ijazah paket A (SD) dan paket B (SMP), keabsahan-nya diragukan," katanya.

Menurutnya keputusan panitia termasuk nekat dan cacat hukum. Sebab pada Rabu (7/9) dari panitia sendiri yang melakukan klarifikasi langsung ke sekolah yang bersangkutan.

Mereka konfirmasi yakni di Unit Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bukit Sulap, Otoritas Ponpes Mafaza Lubuklinggau. 

"Hasilnya dari PKBM Bukit Sulap menyatakan benar klaen kami adalah pernah bersekolah ikut program paket disana, sudah ada pernyataan lisan dan tertulis dari lembaga tersebut," ungkapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved