Berita OKI

Sosok Ipda Al Hafiz M Kasat Tahti Polres OKI, Setahun Menjabat Tuntun 3 Tahanan Jadi Mualaf

Sosok Ipda Al Hafiz M Kasat Tahti Polres OKI. Selama setahun menjabat dia sudah menuntun tiga tahanan jadi mualaf.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Sosok Ipda Al Hafiz M Kasat Tahti Polres OKI. Selama setahun menjabat dia sudah menuntun tiga tahanan jadi mualaf. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Sosok Ipda Al Hafiz M Kasat Tahti Polres OKI. Dia dipercaya sebagai Kepala Satuan Tahanan Titipan (Kasat Tahti) di Mapolres Ogan Komering Ilir mulai tanggal 19 September 2021 silam.

Selama hampir setahun menjabat Kasat Tahti Polres OKI, banyak terobosan dilakukan Ipda Al Hafiz M SH dalam rangka pembinaan tahanan yang dikenal dengan nama 'Kampung Taubat' Rumah Tahanan.

Dikatakan inovasi yang dilakkan Ipda Al Hafiz M Kasat Tahti Polres OKI antara lain Khotmil Qur'an atau belajar baca Al-Qur'an bagi tahanan yang dilaksanakan setiap pagi mulai jam 09.00 WIB sampai 16.00 WIB bada ashar.

"Setiap waktu sholat datang, para tahanan juga diwajibkan untuk melaksanakan sholat secara berjamaah," ujarnya saat ditemui Tribunsumsel.com pada Sabtu (10/9/2022) pagi.

Dikatakan jika para tahanan juga dibekali pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) serta belajar membaca alqur'an atau Ibadah lain setiap hari kamis dengan menghadirkan Ustadz dari masjid Agung Sholihin.

"Terdapat juga pembelajaran bimbingan dan penyuluhan (Binluh) hukum yang di sampaikan langsung oleh saya sendiri atau pers Sat Tahti," ungkap suami dari Reka Oktarina S.Km (anggota DPRD OKI).

Baca juga: Harga Sawit Palembang: Berita Sawit OKI, Warga Desa Mukti Sari Buat Tirai dari Pelepah Sawit

Masih kata Hafiz, dirinya juga membuat inovasi terbaru yaitu dengan memberikan 1 Alqur'an atau Iqra bagi 1 tahanan yang akan dikirim ke lembaga pemasyarakatan.

"Sebagai kenangan ibadah dari Sat Tahti dan program ini telah berjalan 6 bulan terakhir dan telah menyalurkan lebih dari 100 Al-Qur'an atau Iqra kepada tahanan," ungkapnya bantuan diberikan oleh donatur.

Menurut mantan Bhabinkamtibmas terbaik pertama se Polda Sumsel pada tahun 2018 ini.

Selama dirinya menjabat 1 tahun terakhir. Sudah ada 3 warga binaan yang jadi mualaf atau masuk agama Islam.

"Dari lubuk hati mereka yang paling dalam tanpa adanya paksaan. Justru ada 2 warga binaan yang meminta dan telah di khitan (sunat) saat usianya diatas 40 tahun," tambahnya.

Menurutnya tujuan dilaksanakan giat Inovasi tersebut untuk menambah iman dan taqwa bagi tahanan dan mengurangi resiko yang dapat menggangu keamanan sesama penghuni rutan sat tahti.

Sementara itu, Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto S.Ik SH MH beliau sangat mendukung apa yang dilakukan oleh kasat tahti apalagi inovasi ini adalah program yang sangat baik.

"Guna menunjang slogan Sat Tahti jadikan pengabdian sebagai ibadah dan Sat Tahti Polres OKI akan selalu tebar kebaikan," urainya singkat.

Baca 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved