Harga Sawit Palembang

Harga Sawit Palembang: Harga TBS Sawit Sumsel Naik Tiap Tahun, Petani Swadaya Bentuk Koperasi

Harga sawit Palembang, harga TBS sawit di tingkat petani Sumsel tercatat tiap tahun terus menaik. Petani swadaya diimbau berkelompok.

Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Harga sawit Palembang, harga TBS sawit di tingkat petani Sumsel tercatat tiap tahun terus menaik. Petani swadaya diimbau berkelompok. Analisa dari PSP Ahli Madya PSP Ahli Madya Dinas Perkebunan Sumsel, H Rudi Arpian SP, MSi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga sawit Palembang, sebagai penghasil devisa negara, harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani Sumatera Selatan tercatat setiap tahun terus menaik. 

Harga sawit Palembang, tahun 2019 rata rata pertahun harga tandan buah segar (TBS) sawit Sumsel untuk tahun ke 10-20 Rp 1.369,82 per kg, tahun 2020 naik menjadi Rp 1.717,81 per kg sedangkan di tahun 2021 harga rata rata pertahun Rp 2.502,13 per kg.

Sementara di tahun 2022 ini harga sawit Palembang, harga TBS sawit Sumsel sempat di atas Rp 4.000 per kg.

Kemudian harga sawit Palembang, harga TBS sawit Sumsel turun secara drastis karena persoalan harga minyak goreng di dalam negeri.

Namun, setelah diambil beberapa kebijakan harga tandan buah segar (TBS) kembali meningkat, harga minyak goreng menurun sehingga mulai terasa dampaknya bagi warga Sumatera Selatan

Harga minyak goreng curah di sejumlah pasar Kota Palembang yang biasanya di jual rata rata Rp,18.000/liter kini sudah menunjukkan penurunan menjadi antara Rp.14.000,- sampai Rp.15.000 per liter, seperti di Pasar pasar Lemabang Rp.14.000 per liter dan di pasar Km 5 dijual Rp, 15.000 per liter.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet Sumsel Hari Ini Naik Tipis, KKK 100 Persen Rp 19.755

PSP Ahli Madya Dinas Perkebunan Sumsel, H Rudi Arpian SP, MSi menuturkan Keputusan Pemerintah untuk memperpanjang tarif pungutan ekspor (PE) nol dolar AS untuk semua produk sawit hingga 31 Oktober 2022.

Disambut baik tidak hanya bagi 105.962 Kepala Keluarga (KK) petani atau pekebun sawit di Sumsel bahkan PKS dan eksportir CPO pun merasa senang karena harga TBS saat ini mulai membaik, sementara Stok Tangki timbun CPO saat itu mulai normal kembali

Untuk menjaga momentum ini pemerintah juga memutuskan untuk menambah alokasi biodiesel dari 10.151.018 kiloliter menjadi 11.025.064 kiloliter.

"Kemudian, pembangunan pabrik minyak makan merah (3M), dukungan percepatan peningkatan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta percepatan program peremajaan sawit rakyat (PSR)," katanya.

Dengan perpanjangan waktu penundaan pungutan ekspor diharapkan kegiatan ekspor berjalan normal. Dengan demikian harga TBS pun mulai terdongkrak naik, saat ini harga TBS Provinsi Sumatera Selatan sudah menyentuh harga Rp. 2.189,82.-/Kg dan di prediksi akan naik lagi di Periode I bulan September ini.

"Untuk petani swadaya walaupun harga tidak sama dengan harga petani plasma, kita tetap menghimbau untuk segera membentuk Koperasi agar dapat di mitrakan dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) terdekat," katanya.

Banyak keuntungan jika petani swadaya ini bergabung di Koperasi atau KUD, paling tidak ada 5 keuntungan berkelompok/berkoperasi ini,

Pertama, Petani Swadaya menjadi berlembaga dalam Koperasi atau KUD

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved