Harga Sawit Sumsel 2022
Update Harga Sawit di OKI September 2022 Naik, Pengepul Beli Rp 1.400 Per Kg
Harga Sawit di Ogan Komering Ilir (OKI) September 2022, Pengepul mulai Berani Beli Rp 1.400 Per Kg
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Harga Tandan Buah Segar (TBS) untuk usia tanam 10 – 20 tahun yakni berkisar Rp 2.189,82 per kilogram.
Dimana harga tersebut merupakan penatapan harga di Provinsi Sumatera Selatan mengalami selama periode kedua bulan Agustus 2022.
Ditengah situasi harga TBS kelapa sawit yang terus meningkat.
Para petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir tetap konsisten memanen buah sawit.
Menurut informasi masyarakat, harga jual TBS dikalangan petani swadaya untuk setiap kilogram berbeda-beda mulai Rp 1.200 - Rp 1.500 per kilogram sesuai komidel janjangan (besar atau kecilnya ukuran buah sawit) dan usia tanam pohon sawit masing-masing.
Rahmad salah satu pengepul sawit di Kecamatan Teluk Gelam menjelaskan awal September 2022 ini harga belinya cukup tinggi.
"Bisa dikatakan minggu pertama September ini adalah harga tertinggi sepanjang 3 bulan terakhir. Harga beli disini sekitar Rp 1.300 - 1.400 tergantung jenis sawit yang dijual," ujarnya saat dihubungi, Minggu (4/9/2022) siang.
Dengan tingginya harga, membuat petani swadaya lebih semangat memanen buah sawit dan hasil pembelian juga jauh meningkat.
"Alhamdulillah naik drastis pendapatan pengepul seperti kami ini. Petani yang menjual juga meningkat 2 kali lipat," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Budianto warga Kecamatan Mesuji Raya menyebutkan hasil panen cukup meningkat dalam satu bulan terakhir ini.
"Alhamdulillah berbarengan harga yang tinggi, hasil panen buah sawit juga sedang meningkat. Jadi bulan September ini memang lagi banyak-banyaknya buah matang,"
"Ya kalo untuk pendapatan perhektar naik sekitar 40 — 60 persen dari bulan Juni lalu. Kalau biasanya 3 — 4 ton, panen terakhir kemarin sekitar 6 — 7 ton," ungkap Antoni.
Baca juga: Viral Video Asusila Oknum ASN di OKI, Pelaku Diduga Kepala Puskemas, Adegan dan Chatting Tak Senonoh
Meskipun panen buah sedang banyak. Namun dirinya tetap berharap agar harga dikalangan petani bisa kembali normal dan menyentuh diatas Rp 2.500 perkilogram.
"Semoga saja harga terus naik dan bisa tembus dan menyentuh Rp 3.000 perkilogram seperti akhir tahun 2021 lalu," tukasnya.