Berita Prabumulih

Terjerat Penelantaran istri, Abu Nasir Buronan 9 Tahun Akhirnya Masuk Penjara

Abu Nasir Buronan karena telantarkan Istri akhirnya mendekam di sel tahanan alias penjara. Abu sempat buron selama sembilan tahun.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Tim kejaksaan negeri Prabumulih dan Kejati Sumsel saat mengancam terpidana dari kediamannya, Rabu (31/8/2022) 

Laporan wartawan Tribun Sumsel Edison Bastari


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Bagi para suami hendaknya jangan sekali kali menelantarkan istri dan anak jika tidak ingin mendekam di sel tahanan alias penjara.

Seperti dialami Abu Nasir alias Amir Syarifudin, warga Perumahan Arda Jalan Bukit Lebar II RT 05 RW 04 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih.

Abu Nasir ditangkap tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih bersama Tim tangkap Buron Kejati Sumatera Selatan di kediamannya, pada Rabu (31/8/2022) sekitar pukul 08.00.

Abu Nasir sendiri merupakan terpidana yang telah diputus dan telah memiliki kekuatan hukum tetap di pengadilan tinggi Palembang.

Namun yang bersangkutan menjadi buron sejak tahun 2014 silam dan baru berhasil diringkus tim kejaksaan.

Pelaku dilaporkan almarhum istrinya karena melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berupa tidak memberikan nafkah.

"Kita menangkap buronan sejak tahun 2014 dengan kasus KDRT dimana terpidana ini tidak menafkahi istrinya," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Roy Riyadi SH MH melalui Kasi Intelijen, Anjasra Karsa SH MH ketika diwawancarai wartawan.

Anjas mengatakan, terpidana Abu Nasir dalam persidangan dijerat pasal 49 huruf a UU RI nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan dalam rumah tangga.

"Dalam persidangan tersebut terpidana dijatuhi hukuman 3 bulan kurungan penjara," jelasnya.

Baca juga: Progres Jalan Tol Indralaya Prabumulih 77,35 Persen, Bakal Dibuka Awal 2023

Pria yang sebelumnya menjabat Kasi Pidsus Kajari Lahat itu menuturkan, setelah diamankan Abu Nasir kemudian diantarkan ke Rutan Kelas II Prabumulih.

"Terpidana diantar ke Rutan Kelas IIB Prabumulih untuk menjalani hukumannya," tambah Kasi Intel.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved