Berita Sumsel Maju untuk Semua

Herman Deru Suburkan Kehadiran Rumah Tahfidz Hingga Pelosok Sumsel

Herman Deru meresmikan rumah Tahfidz di kelurahan Talang Ubi Kabupaten Pali, ia harap gaung rumah tahfidz ini dapat sampai ke pelosok.

Editor: Sri Hidayatun
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumsel, Herman Deru juga meresmikan Rumah Tahfidz baru hadir di Kelurahan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI - Sejak digaungkannya program "Satu Desa Satu Rumah Tahfidz" oleh Gubernur Sumsel , Herman Deru pada 2018 silam, keberadaan rumah tahfidz sebagai pencetak generasi berakhlak mulia kini semakin tumbuh subur di Sumsel.

Jika Jumat (26/8/2022) kemarin ia meresmikan rumah tahfidz di Kota Palembang, kali kini Gubernur Herman Deru juga meresmikan Rumah Tahfidz baru hadir di Kelurahan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Kehadiran rumah tahfidz Nurul Iman ini diresmikan berbarengan dengan kegiatan tabligh akbar di Masjid Nurul Iman yang mendatangkan KH.Ahmad Wafi., Lc.MA (Gus Wafi).

Herman Deru dalam sambutannya mengatakan semangat membangun masjid dan melakukan syiar Islam adalah hal yang sangat mulia.

Namun juga penuh pertanggungjawaban.

"Selama ini banyak yang berlomba membangun masjid dengan indah dan itu tidak salah. Namun akan lebih baik jika keindahan masjid itu juga diisi dengan kegiatan yang bermanfaat selain untuk beribadah. Masjid Nurul Iman ini juga diharapkan begitu, selain menjadi tempat beribadah juga sebaiknya diisi dengan kegiatan sosial keagamaan lainnya," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru juga mengatakan sangat gembira dengan pesatnya pertumbuhan rumah tahfidz di Sumsel.

Sejak digaungkan beberapa tahun lalu hingga kini tak kurang ada 4.000 rumah tahfidz yang ada di Sumsel.

" Awal-awal banyak yang belum optimis dengan pertumbuhan rumah tahfidz. Sebab pengertian masyarakat masih terfokus ke pembangunan rumah dan bangunan rumah tahfidz itu. Padahal justru yang terpenting adalah kegiatan belajar mengajar Alqurannya," jelasnya.

Dengan capaian target rumah tahfidz yang melebihi jumlah desa di Sumsel saat ini, Iapun optimis program satu desa satu rumah tahfidz ini mampu mewujudkan tekadnya memberantas buta huruf Alquran di Sumsel.

"Ini kebahagiaan tersendiri bagi kita semua karena di 2022 sudah ada 4.000 rumah tahfidz. Dengan hadirnya Rumah Tahfidz Nurul Iman ini akan jadi modal kaum muslim di PALI untuk belajar baca Alquran," jelasnya.

Baca juga: Entaskan Buta Akasara Quran, Herman Deru Terus Masifkan Progam  Rumah Tahfidz   

Dalam kesempatan Kunker ke Kabupaten PALI tersebut Ia juag mengapresiasi sejumlah pembangunan infrastruktur yang dibiayai Pemprov Sumsel baik di dalam kota maupun 5 Kecamatan penyangga.

" Setiap tahun hampir Rp100 miliar bantuan infrastruktur kami berikan Alhamdulillah ini mendapat respon masyarakat. Artinya bantuan ini tidak sia-sia" jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pria yang dijuluki Bapak Rumah Tahfidz itu mengungkapkan atas nama pribadi dan Pemerintah Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi- tingginya kepada semua pihak yang memiliki prakarsa dan niat yang tulus untuk membangun Rumah Tahfidz Nurul Iman.

Ia meyakini nantinya rumah tahfidz ini akan memberikan banyak manfaat semua pihak dalam mencetak penerus bangsa yang dibekali ilmu Agama Islam.

Pembangunan ini juga diharapkan Gubernur Herman Deru dapat menunjang kegiatan belajar-mengajar yang representatif.

Keberadaan Rumah Tahfidz Nurul Iman menurutnya dapat menjadi ujung tombak terdepan dalam pelaksanaan proses Pendidikan Islam.

Sebagai Lembaga Pendidikan yang tumbuh dan berkembang dari tradisi Pendidikan Agama dalam masyarakat, memiliki arti penting sehingga keberadaannya terus diperjuangkan.

Dengan demikian hendaknya rumah tahfidz ini hendaknya bukan dipahami sebagai Lembaga Pendidikan yang sederajat dengan sekolah - sekolah lain.

Akan tetapi harus dipahami sebagai Lembaga Pendidikan yang disamping memiliki kesamaan sederajat tersebut dan memiliki misi yang sangat strategis dalam membentuk peserta didik yang religius, dan berakhlak Islami.

"Semoga untuk kedepanya Rumah Tahfidz Nurul Iman yang terletak di Pali dapat memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan serta semakin sukses dan dapat mendidik Santri dan Santriwati yang berprestasi dan berguna bagi Nusa dan Bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati PALI, H. Soemarjono mengatakan mewakili masyarakat Kecamatan Talang Ubi, PALI mengharapkan bantuan Gubernur untuk melanjutkan sejumlah pembangunan infrastruktur seperti Staadion Gelora November dan juga Masjid Nurul Iman.

"Tadi Pak Gubernur melihat sendiri kondisi stadion itu belum selesai. Kami sadari telah bantuan dari Pemprov selama ini tapi kami tetap harap bantuan pembangunan baik stadion dan masjid dapat dilanjutkan sehingga bermanfaat lebih besar lagi bagi masyarakat," jelasnya.

Tak hanya bantuan Gubernur, pada kesempatan itu H. Soemarjono juga berharap orang nomor satu di Sumsel tersebut dapat menjembatani perusahaan-peruasahaan di daerah menyalurkan bantuannya untuk pembangunan di kabupaten.

Dalam kegiatan itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan Rumah Tahfidz Nurul Iman yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penyerahan proposal dari Ketua Masjid Nurul Iman kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kabupaten PALI, H. Soemarjono, Kapolres PALI AKBP Efrannesy, S.Ik, M.AP, Kepala Kejaksaam Tinggi Negeri PALI diwakili Kasi Intel Fadhli Habibie, SH. MH. Danramil 404-03/Talang Ubi Kapten Arm Broto Santoso.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved