Berita Muratara

Danau Rayo Muratara Makin Terkenal Tapi Tak Ada Listrik dan Susah Sinyal, Ini Kata Bupati

Danau Rayo Muratara baru menggelar Festival Danau Rayo ke-III ternyata hingga kini belum masuk listrik dan masih susah sinyal

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Kawasan wisata Danau Rayo di Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara belum masuk listrik dan masih susah sinyal. 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kawasan wisata Danau Rayo di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) disebut-sebut makin terkenal. 

Apalagi pemerintah daerah setempat baru-baru ini menyelenggarakan Festival Danau Rayo ke-III yang dikalim menyedot pengunjung hingga 65 ribu jiwa. 

Belum lagi, Festival Danau Rayo sudah diresmikan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru masuk dalam kalender event tahunan pemerintah provinsi. 

Warga Muratara, Rinto mengatakan, semakin terkenalnya Danau Rayo harusnya diimbangi dengan fasilitas penunjang di kawasan tersebut agar pengunjungnya terus meningkat. 

Namun sayangnya, kata dia, di kawasan wisata Danau Rayo saat ini belum masuk listrik dan masih susah sinyal untuk berselancar internet. 

"Orang mau datang itu kan fasilitasnya harus memadai, fasilitas yang ada sekarang oke lah, tapi harus dipenuhi juga misalnya listrik, sinyal, mau nelpon biasa bisa, tapi mau internetan tidak bisa, sinyalnya lemot parah," kata Rinto, pada TribunSumsel.com, Selasa (30/8/2022). 

Sementara itu, Bupati Muratara, Devi Suhartoni mengatakan pemerintah daerah akan terus berupaya memenuhi berbagai fasilitas di kawasan wisata Danau Rayo. 

Soal listrik belum masuk, kata Devi, telah dibahas dalam rapat anggaran APBD Perubahan 2022 bersama DPRD Muratara, bahwa akan dilakukan penyambungan dari Desa Sungai Jernih. 

"Listrik sudah dianggarkan di APBD Perubahan ini, jadi nyambung dari Sungai Jernih sampai ke Danau Rayo," katanya. 

Mengenai susah sinyal internet, Devi mengatakan pihaknya akan mengusulkan kepada Pemprov Sumsel atau berupaya membangun sendiri. 

"Untuk sinyal, kami lagi mikir apa minta ke provinsi atau kami bangun tower sendiri, yang kecil, paling tidak bisa mencakup kawasan Danau Rayo itu saja dulu," ujarnya. 

Devi menambahkan, setelah Gubernur Herman Deru menyatakan Festival Danau Rayo masuk dalam kalender tahunan Pemprov Sumsel, pihaknya segera menentukan tanggal penyelenggaraannya. 

"Tanggal kami nanti akan rapat, kami akan bersurat ke pak gubernur untuk menentukan tanggalnya Festival Danau Rayo itu setiap tahunnya," kata dia. 

Baca juga: Video Call Diduga Oknum DPRD Muratara dari Partai Gerindra, Warga Desak Usut Tuntas

Devi menegaskan, pihaknya bersama aparat kepolisian akan menjamin keamanan para pengunjung Danau Rayo. 

Menurut dia, wisata Danau Rayo akan terus dikembangkan, serta dikelola secara profesional dan berkesinambungan. 

"Seperti yang dikatakan pak gubernur waktu ke sini kemarin, Danau Rayo ini kalau kita kelola dengan baik, tentunya akan menjadi salah satu benteng perekonomian bagi masyarakat," katanya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved