Berita Nasional

Menkop UKM Sambut Baik Jutaan UMKM Masuk Ranah Digital di Solusi UMKM Terpadu GrabMerchantID

Pelaku UKM harus memiliki suatu produk untuk mendukung perkembangan usaha yang berkelanjutan.

Editor: Siemen Martin
ist
Pelaku UKM harus memiliki suatu produk untuk mendukung perkembangan usaha yang berkelanjutan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pelaku UKM harus memiliki suatu produk untuk mendukung perkembangan usaha yang berkelanjutan.

Anjuran itu disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

Menurut Teten para pelaku usaha mikro harus memiliki rencana bisnis (business plan) dan brand value atau nilai suatu produk untuk mendukung perkembangan usaha yang berkelanjutan.

Salah satunya Teten Masduki mengapresiasi Grab dan OVO dalam menginisiasi solusi digital ini.

“Pemerintah terus mendorong UMKM untuk terhubung ke dalam ekosistem digital agar bisa memanfaatkan potensi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai Rp 4.500 triliun pada tahun 2030. Saya menyambut baik inovasi yang ditawarkan oleh Grab dan OVO dalam bentuk portal informasi yang dapat diakses di media sosial ini.”

Menteri Teten berharap semakin banyak pihak seperti Grab dan OVO yang memiliki komitmen berkelanjutan untuk mewujudkan transformasi digital bagi UMKM.

Digitalisasi UMKM menjadi salah satu kunci pemulihan ekonomi nasional.

Tercatat, pada 2020 jumlah UMKM yang memanfaatkan kanal digital hanya 8 juta dan dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, kini jumlahnya meningkat pesat menjadi 19 juta.

Grab dan OVO telah menjadi mitra strategis pemerintah Indonesia dalam mendukung tercapainya 30 juta UMKM yang didigitalisasi pada 2024.

Sejak pandemi hingga Mei 2022 tercatat lebih dari 2 juta UMKM sudah didigitalisasi melalui ekosistem Grab dan OVO.

Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyampaikan potensi UMKM Indonesia.

Sejak pandemi hingga Mei 2022 tercatat lebih dari 2 juta UMKM sudah didigitalisasi melalui ekosistem Grab dan OVO.

"Kami berharap dengan 2 adanya solusi UMKM terpadu di @GrabMerchantID ini, kami dapat membidani lahirnya jutaan pelaku-pelaku UMKM baru di Indonesia," kata dia.

Dalam semangat Hari UMKM Nasional 2022, Grab, superapp terkemuka di Asia Tenggara, dan OVO, tekfin unicorn Indonesia yang berfokus pada platform pembayaran digital dan layanan finansial, memperkenalkan Solusi UMKM Terpadu di @GrabMerchantID

Itu merupakan portal informasi satu pintu untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu memberikan akses ke konsumen melalui digitalisasi, pusat informasi tentang izin dan sertifikasi, serta akses ke modal usaha.

Inisiatif Grab dan OVO ini adalah untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM baru dan mempercepat adopsi digital pelaku usaha.

Akses ke modal usaha, kejelasan mengenai izin dan regulasi serta akses ke konsumen masih menjadi tiga kendala utama dalam mendirikan usaha baru atau bagi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

“Ketiga hal tersebut merupakan tantangan besar ketika saya baru memulai usaha sendiri. Kemudahan mengakses informasi terkait modal, peraturan dan bagaimana cara menggaet konsumen yang lebih luas sangatlah membantu bagi usaha kecil yang masih memiliki keterbatasan sumber daya,” jelas Alanda Kariza, penulis, aktivis dan pemilik usaha kuliner Bearrito.

Artikel ini telah tayang di Kompas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved