Berita Palembang

Songket Palembang Goes to Portugal, Dikenakan Bule Portugis saat Nikahi Perempuan Indonesia : Mewah

Sepasang pengantin di Portugal mengenakan kain songket saat prosesi sungkeman (meminta restu) dan foto bersama keluarga dalam rangkaian pernikahan.

Editor: Weni Wahyuny
Dokumentasi pribadi
Songket Palembang goes to Portugal. Seorang pria asal Portugal kenakan songket Palembang saat menikahi seorang perempuan asal Indonesia. Songket tersebut dikenakan saat prosesi sungkeman dan foto keluarga 

TRIBUNSUMSEL.COM, PORTUGAL - Kain songket khas Palembang goes to Portugal.

Bagaimana tidak, kain kebanggaan Wong Palembang ini sudah sampai ke Portugal.

Sepasang pengantin di Portugal mengenakan kain songket saat prosesi sungkeman (meminta restu) dan foto bersama keluarga dalam rangkaian pernikahan.

Tak hanya dikenakan pasangan pengantin, kain songket pula membaluti kedua keluarga.

Pasangan pengantin itu adalah Tasha Prasedyoko Silva dan João Silva.

Tasha Prasedyoko Silva adalah perempuan Indonesia, sementara sang suami, João Silva berkewarganegaraan Portugal.

Keduanya menikah di Bom Jesus do Monte, Braga Portugal pada 28 Juli 2022 lalu.

Sementara prosesi sungkeman pada 26 Juli 2022.

Kepada Tribun Sumsel, Tasha bercerita alasan mengapa memilih songket sebagai kain yang dikenakan saat pernikahannya.

Tasha mengaku warga negara Indonesia darah Jawa, tak memiliki darah Palembang, namun sangat menyukai songket.

Hanya saja orangtuanya pernah tinggal di Sumatera dan sang ibu sangat suka dengan songket.

Songket Palembang goes to Portugal. seorang bule portugis kenakan songket
Songket Palembang goes to Portugal. Seorang pria asal Portugal kenakan songket Palembang saat menikahi seorang perempuan asal Indonesia. 

"Kami memilih memakai songket Palembang karena kami mau mengikutsertakan perayaan pernikahan kami dengan karya orang Indonesia. Dan saya pikir orang Portugis harus lihat karya ini," katanya, Selasa (16/8/2022).

Menurut Tasha, songket Palembang termasuk pakaian yang praktis untuk para pria, itulah yang membuatnya suka.

"Saya ter-influenced (terpengaruh) oleh ibu saya, karena saya pikir ini kain luar biasa cantik dan mewahnya. Ketika mengenakannya, saya menjadi bangga menjadi orang Indonesia," ungkap Tasha.

Untuk mendapatkan songket yang ia dan keluarga kenakan, Tasha membelinya di pameran baju tradisional di JCC Jakarta beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved