Berita PALI

Jumlah Makin Bertambah, Puluhan Sapi Terpapar PMK di Penukal Utara PALI

Wabah PMK di diwilayah Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus bertambah.

SRIPOKU/REIGAN
Pengobatan sapi yang terpapar PMK di wilayah Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI- Sebanyak 22 ekor hewan ternak berkaki empat jenis Sapi diwilayah Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang terpapar virus PMK kondisinya kini kian membaik.

Sejak ditetapkan sebagai wilayah satu kecamatan darurat wabah PMK, puluhan Sapi itu telah diisolasi selama sepekan terakhir terus dilakukan pengobatan secara insentif di tiap peternak yang ad di tujuh (7) dewa wilayah Kecamatan Penukal Utara.

Salah seorang peternak Fery berkata bahwa sapi miliknya sebanyak enam (6) ekor terkena PMK dan terus dilakukan pemantauan kesehatannya.

"Telah mengalami perubahan, 4 ekor sapi sudah mulai membaik, nafsu makan bertambah, air liur tidak keluar dan sisa luka erosi pada mulut berangsur mengering. Namun 2 ekor lagi masih pincang dan lesu tapi nafsu makan bertambah." Ujarnya.

Kapolsek Penukal Utara IPTU Arzuan SH melalui Kanit Binmas Aipda Dhana berkata mulanya Virus PMK ini hanya menyerang beberapa ekor Sapi dan langsung melakukan karintina serta segera dilakukan penanganan pengobatan oleh Tim Medis Dinas Pertanian bidang Peternakan Kabupaten PALI dipimpin Drh Erna Husniawati.

"Kami melakukan pengobatan secara maraton disetiap kandang ternak Sapi secara intensive." Ungkap Dhana, Jumat (29/7)2022)

Sementara itu, Tim Medis yang dipimpin Drh Erna menjelaskan selain enam sapi yang sudah membaik juga perkembangan yang sama Sapi milik Nofirzan sebanyak 4 ekor, Sapi milik Herplfia Sono sebanyak 10 ekor dan Sapi milik Finterpis sebanyak 2 ekor. 

Sehingga Ke 22 ekor sapi yang terjangkit Virus PMK  satu minggu yang lalu milik warga Tempirai berangsur membaik kesehatannya.

Namun demikian, kata dia muncul kasus baru merambah sapi milik Suparmin sebanyak 6 ekor dan sapi milik Tetap Tarmizi sebanyak 4 ekor, dengan gejala yang sama nafsu makan berkurang, mengeluarkan air liur, mengalami erosi luka ringan pada lidah dan kaki.

Baca juga: Dugaan SPJ Fiktif Tahun 2021, Kejari Segera Panggil Pegawai Dinas Kesehatan PALI

Dari gejala ini sudah diupayakan pengobatan serum antibiotik dan vitamin. Dari kasus ini diharapkan sebagai himbauan kepada pemilik sapi dalam wilayah Kecamatan Penukal utara hendaknya tetap waspada mengawasi Sapi sapi ternaknya.

"Selalu menjaga kebersihan kandang (Dekontaminasi) dengan menyemprotkan desinfeksi serta bila ada tanda tanda terjangkit virus PMK segera lakukan Karintina dan melapor ke Pemerintahan setempat." Ujarnya. (SP/REIGAN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved