Berita Palembang
Nomor Pemadam Kebakaran Palembang, Ada 8 Pos Pemadam Terdekat dan Nomor Telepon
Nomor pemadam kebakaran Palembang, ada 8 pos pemadam terdekat dan nomor telpon.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Nomor pemadam kebakaran Palembang, ada 8 pos pemadam terdekat dan nomor telpon.
Belakangan ini peristiwa kebakaran melanda sejumlah lokasi di Kota Palembang mulai dari rumah warga di Kelurahan 1 Ilir, warung di Jl Kol H Burlian, mobil Toyota Vios, kebakaran lahan kosong di Jl Soekarno-Hatta, hingga kebakaran di Jl Sapta Marga.
Ketiga peristiwa itu terjadi dalam kurun waktu tiga hari terakhir.
Dari data Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang setidaknya ada 14 benda yang terbakar di bulan Juli 2022 meliputi rumah, gedung, kendaraan dan lain-lain.
Pemadam kebakaran pun menjadi garda yang kerap menangani peristiwa kebakaran.
Seringkali kendala yang dialami petugas pemadam kebakaran ketika menjinakkan api. Kendala itu bisa dijumpai baik di dalam perjalanan hingga ketika di lokasi kebakaran.
Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang Israneidy mengatakan, ada tiga kendala yang dialami petugas dalam penanganan peristiwa kebakaran.
Pertama ketika petugas Pemadam kebakaran hendak menuju lokasi pihaknya mengalami hambatan dalam perjalanan karena kerap kali pengendara/pengemudi tidak memberikan jalan kepada mobil pemadam.
"Yang bahayanya kalau kami sampai datang terlambat. Lalu lintas di jalan sering kami jumpai pengendara tidak memberikan jalan padahal sirine sudah dibunyikan dari jauh, kami ini prioritas. Jadi kami harap pengendara bisa mengerti dan memberikan jalan ketika mobil pemadam melintas, " ungkapnya kepada Tribunsumsel.com, Kamis (21/7/2022).
Baca juga: Polda Sumsel Bongkar Modus Penipuan Lelang Barang Bea Cukai, Pelaku Sindikat Asal Sumut
Lanjut dia saat tiba di lokasi terkadang masyarakat ikut menarik selang yang justru mengarah ke rumahnya sendiri. Hal ini juga memperlambat proses pemadaman.
"Ketika kami sampai cukup berikan kami jalan dan biarkan kami menjalankan tugas, kalau masyarakat ikut bantu menarik selang ke sumber utama api tidak masalah, kalau ikut menarik selang tapi malah ke arah yang berbeda nah itu yang jadi masalah," ujarnya.
Lokasi kebakaran yang sulit dijangkau bisa dilakukan dengan menambah selang.
"Selang kami itu rata-rata panjangnya 200 meter. Kalau tidak sampai kami sambungkan lagi dan mencari sumber air terdekat di sekitar lokasi, " katanya.
Terakhir, sebagian besar masyarakat tidak menyimpan nomor respon cepat PBK.
"Laporan kadang-kadang kami terima bukan dari masyarakat yang menghubungi kadang-kadang juga polisi, Lurah atau bahkan masyarakat yang datang langsung ke pos pemadam, " ujar Israneidy.