Berita Palembang

Anak Balita 4 Tahun Kena Pukul Orang Tak Dikenal, Ayah di Palembang Lapor Polisi

Anaknya yang masih balita 4 tahun terkena pukulan orang tak dikenal, seorang ayah di Palembang lapor polisi.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Anaknya yang masih balita 4 tahun terkena pukulan orang tak dikenal, seorang ayah di Palembang lapor polisi, Kamis (21/7/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anaknya yang masih bawah lima tahun (balita) 4 tahun terkena pukulan orang tak dikenal, seorang ayah di Palembang lapor polisi.

Pelapor bernama Denny Pratama (32) warga Jl Taqwa Mata Merah dan anaknya berinisial AA.

Denny Pratama pelapor dipukul karena menegur orang tidak dikenal tersebut. Tidak terima perbuatan pelaku, dia pun melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polrestabes Palembang.

Denny menceritakan kronologis kejadian berawal dari ia bersama istri dan anaknya hendak pulang dari rumah mertua yang ada di Jalan Langgar Umum, Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, pada Rabu (20/7/2022) malam.

Ketika hendak keluar sepeda motor milik terlapor melintang sehingga ia kesulitan melintas.

"Karena motor dia posisinya melintang saya kasih tahu dan minta motornya dipinggirkan dulu, " kata Deni, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: SMAN 7 Lubuklinggau Hanya Dapat 20 Siswa Baru, Lima Guru PNS Nol Jam Mengajar

Ia menegur terlapor yang merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi, namun tidak terima terlapor langsung memukul ia hingga mengenai anaknya.

"Saya tidak terima anak saya jadi korban sehingga saya melaporkan hal ini ke pihak berwajib, agar ditindaklanjuti dengan menangkap terlapor, " aku dia.

Saat terlapor tersinggung langsung memukulinya berulang kali. Namun salah satu pukulan yang dilayangkan terlapor mengenai anaknya yang posisinya juga duduk di atas motor.

"Saya tidak terima karena saat pemukulan itu anak saya ikut kena. Sehingga anak saya mengalami luka lebam di bagian kening sebelah kanan," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi membenarkan adanya laporan korban terkait perlindungan anak.

"Laporan sudah diterima anggota piket SPKT dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim kita," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved