Calon Kades Tewas di Ogan Ilir
Jenazah Arpani Tiba di RS Bhayangkara Palembang, Calon Kades Dibunuh di Betung Ogan Ilir
Jenazah Arpani (50), calon Kades dibunuh di Betung Ogan Ilir tiba di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Rabu (20/7/2022).
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jenazah Arpani (50), calon Kades dibunuh di Betung Ogan Ilir tiba di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Rabu (20/7/2022).
Arpani (50) calon Kades Betung dibunuh di Ogan Ilir, dia ditembak orang tak dikenal (OTD) tepat di depan rumahnya.
Arpani calon kepala desa dibunuh di Betung dan tempat kejadian perkara (TKP) di tempat tinggalnya di Desa Betung II Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir.
Dari pantauan, jenazah Arpani terlihat diantar oleh tiga pria perwakilan keluarga ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Jenazah lalu dibawa ke instalasi forensik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Zulkifli (53) kerabat korban yang ikut mengantar jenazah Arpani membenarkan, bila keluarga tersebut adalah seorang calon kepala desa.
"Kalau tidak salah, ada orang 6 yang nyalon kades termasuk dia," ujarnya.
Baca juga: Calon Kepala Desa Dibunuh di Ogan Ilir, Pelaku Lebih dari Satu Orang Kabur Masuk Hutan
Berdasarkan keterangan yang didengar Zulkifli, peristiwa penembakan itu terjadi ketika Arpani baru saja mendapat telpon.
Setelah itu Arpani membuka pintu depan lalu tiba-tiba muncul orang tak dikenal yang langsung mengarahkan tembakan tepat ditubuhnya.
"Saya kurang tahu luka-lukanya dimana saja. Tapi kata orang-orang, selain luka tembak ada juga luka senjata tajam," ucapnya.
Pelaku Diduga Kabur Masuk Hutan
Arpani (50), calon kepala desa dibunuh di Ogan Ilir. Pelaku pembunuhan diduga lebih dari satu orang kabur hutan dan saat ini sedang dalam pengejaran polisi.
Insiden calon kepala desa dibunuh ini terjadi Rabu (20/7/2022) pagi sekira pukul 05.30.
Saat itu Arpani calon kades yang tercatat warga Desa Betung II, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir sedang bersama istrinya. Tiba-tiba ada yang menggedor pintu rumah, dan korban dibunuh dengan cara ditembak juga dibacok.

Kronologis dari lokasi diungkap seorang warga bernama Abu Soni menuturkan, sesaat sebelum kejadian, pintu rumah korban digedor.