Berita Muratara
Kronologi Kebakaran di Beringin Makmur II Muratara, Uang Rp 250 Juta Jadi Abu
Kebakaran Rumah bedengan dan toko manisan di Dusun 2 Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara), Sabtu (18/6/2022) sore
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
"Kerugian materil sekitar 750 juta, ditambah uang tunai milik Yani pemilik toko manisan yang hangus terbakar sebesar 250 juta, jadi total keseluruhan satu miliar," katanya.
Diberitakan sebelumnya, terjadi kebakaran rumah bedeng beserta toko manisan di dekat SMP Negeri Bingin Teluk di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Sabtu (18/6/2022) sekira pukul 15.00 WIB.
Rumah bedeng itu adalah milik Syahrul, warga asal Desa Beringin Makmur II namun kini tinggal di Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir.
Bangunan dari kayu tersebut memiliki empat pintu yang terdiri dari satu toko manisan dan tiga rumah tempat tinggal.
Toko manisan adalah milik Yani, di sebelahnya tempat tinggal Rudi, belakang kamar Rudi dihuni Rahman, dan belakang toko Yani dihuni Serli.
Rumah bedeng itu rata dengan tanah, beserta barang-barang dagangan dalam toko Yani tidak bisa diselamatkan.
Kebakaran tak hanya menghanguskan bedengan itu saja, ada rumah beton di sampingnya milik Erik juga terdampak.
Dinding beton rumah Erik retak-retak, termasuk bagian atapnya sempat dijilat api namun berhasil diselamatkan masyarakat.
Pemilik toko manisan, Yani mengungkapkan saat kebakaran terjadi dirinya sedang menjaga toko sembari main handphone.
"Saya lagi main handphone, jaga toko, terus ada orang bilang api-api, kebakaran, saya lihat api sudah besar, saya lari," katanya.
Yani memastikan sumber awal kemunculan api berasal dari pintu bedeng yang dihuni orang lain, bukan dari tokonya.
"Yang jelas bukan dari toko saya. Barang-barang dagangan saya habis, uang tunai saya juga ada dalam toko, disiapkan untuk belanja isi toko, habis," katanya.