Berita Selebriti
Heboh Video Wanita Berontak Akibat Dilecehkan Driver Ojek Online, Begini Klarikasinya
Belum lama ini tengah heboh jadi perbincangan publik terkait dugaan kasus pelecehan seksual.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM- Belum lama ini tengah heboh jadi perbincangan publik terkait dugaan kasus pelecehan seksual.
Pasalnya sang terduga korban tak sempat diselamatkan lantaran tidak ada yang mencoba menolong meski ia sudah berteriak meminta tolong.
"Bapak G*** nyium mba mba !!" tulis akun Twitter @ennsungie sebagai pembuka utasnya.
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah perjalanan dua wanita yang sedang melintas di kawasan Ungaran.
Salah seorang pembonceng pengendara motor terlihat memvideokan keadaan sekitar.
Jalan yang dilewati berdasarkan video tersebut diketahui cukup ramai.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba ada seorang perempuan histeris yang seolah membutuhkan pertolongan.
Namun belum lama ini beredar video klarifikasi permintaan maaf terkait video yang tengah tersebar luas.
Hal ini disampaikan langsung dari akun @resmob_ressemarang, Minggu (29/5/2022) yang mengunggah video permintaan maaf.
Pemilik akun @ennsungie mengungkapkan permintaan maafnya lantaran ia mengaku bahwa tidak mengetahui kronologi kejadian tersebut.
"Pada hari ini Sabtu 28 Mei 2022, saya Nabila yang memiliki aku twiter bernama @ennsungie, saya selaku orang yang merepost kejadian tentang terjadinya ojek online yang sedang viral dan meresahkan para para warga," ungkapnya
"Saya meminta maaf karena saya tidak mengetahui kronologi dan kejadian tersebut," sambungnya
Tak hanya itu, wanita selaku yang memvideo kejadian tersebut juga memintaa maaf.
"Saya azizah selaku yang memvideo dan saya Unif yang punya akun Tik Tok bernama @upin mau meminta maaf atas video yang tersebar dan meresahkan warga,
Menurutnya video tersebut bukanlah driver online, melainkan seorang suami istri atau pun kekasih yang tengah berboncengan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/klarifikasi-permintaan-maaf-video-tentang-pencabulan.jpg)