Liputan Khusus Tribun Sumsel

LIPSUS: Bukan Kaya Tapi Punya Tabungan, Pengamat Ekonomi Dr Sri Rahayu Komentari Harga Sawit (3)

Para petani sawit saat sedang panen ketika harga sawit sedang tinggi, bukan sedang "kaya", melainkan mereka punya tabungan. Komentar pengamat ekonomi.

Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr Sri Rahayu Oesman komentari soal harga sawit. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - 'Berdasarkan pernyataan pengamat sawit yang saya ajak berbincang beberapa waktu lalu, sebenarnya para petani sawit saat sedang panen ketika harga sawit sedang tinggi, bukan sedang "kaya", melainkan mereka punya tabungan.

Pernyataan ini disampaikan Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr Sri Rahayu Oesman. 

Dan tujuan mereka beli mobil juga rata-rata untuk angkutan sawit, artinya suatu kebutuhan.

Mobil-mobil yang dibeli itu, sebagian ada yang baru tapi ada juga yang bekas. Sebab mereka memang mereka butuh kendaraan untuk transportasi atau produksi hasil kebun. Sebagai informasi, mayoritas mobil yang dibeli adalah jenis pikup yang ditujukan untuk mengangkut muatan.

Sementara kenapa panen bisa melimpah, mungkin salah satunya karena pemerintah menutup ekspor sawit. Jadi sudah jelas, bukan panen yang melimpah.

Menurut beberapa pengusaha perkebunan yang juga saya tanya, mereka bilang panen tetap masih sama seperti yang lama. Tapi karena keran ekspor ditutup, sehingga mereka banyak stok. Akibatnya supply (penawaran) meningkat.

Jadi kembali lagi ke prinsip supply (permintaan) dan demand (penawaran).

Baca juga: LIPSUS: Harga TBS Sawit di Sumsel Turun, Ini Keterangan Dinas Perkebunan Sumsel (2)

Tapi untuk di beberapa daerah misalnya Muba, saya tanya langsung ke pengusaha sawit mereka bilang masih membeli sawit dengan harga normal.

Sehingga pembelian mobil-mobil oleh petani sawit tepatnya didapat dari hasil tabungan mereka.

Kita juga harus melihat kondisi ini terjadinya menjelang lebaran. Disaat ini permintaan terhadap perangkat itu memang biasa meningkat.

Baik itu sewa maupun beli, orang ya akan mengorek tabungan.

Apalagi ini adalah lebaran pertama dengan kondisi normal setelah pandemi, jadi memang banyak hal-hal yang mendukung mereka beli mobil itu. (gra)

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved