Berita Daerah
Kisah Hotel yang Larang Tamunya Gunakan Aplikasi MiChat, Petugas Jelaskan Alasan Dibaliknya
Peraturan itu ditempel di berbagai sudut ruang hotel yang terlihat dengan jelas dipandang mata.
Tak tanggung-tanggung, banyak korban bahkan mengalami kerugian berupa materil karena memang sebelumnya telah menjalani kesepakatan uang jadi.
Jumlahnya bervariatif, ada yang mengalami kerugian mulai dari Rp200 ribu hingga paling besar Rp800 ribu.
Mereka dominan harus melakukan pengiriman uang sebelum masuk ke dalam kamar hotel.
Namun, saat uang sudah ditransfer baik berupa saldo e-wallet atau uang tunai, sang pemberi harapan seketika tak dapat dihubungi.
Sebab kata seorang petugas resepsionis, yang bersangkutan memang tidak bermalam di hotel tersebut.
"Ada yang sampai Rp 800 ribu, itu dia diminta buat kirim uang nya dulu, buat isi saldo, nanti (bisa) langsung masuk kamar, padahal (yang minta) gak ada di sini," ucapnya.
"Ada juga yang baru ngasih 200, macem-macem," sambung pria itu.
Alhasil dengan adanya keluhan itu kata dia, pihak pengelola membuat ketentuan, jika ada pihak yang merasa menjadi korban, tidak akan menjadi tanggungjawabnya.
"Ya kalau udah begitu, mereka (korban) pada pulang lagi," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hotel di Brebes Ini Larang Tamunya Gunakan Aplikasi MiChat, Kerap Dipakai Kencan Tipu-tipu