Berita Ogan Ilir
Melihat Depot Tanaman Hias di Tepi Jalintim OI Indralaya Selatan, Sikas Hias Dijual Rp 2,5 Juta
Melihat depot tanaman hias di tepi Jalintim Ogan Ilir Desa Sukaraja Baru Ogan Ilir Selatan, ada sikas hias dijual Rp 2,5 juta.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Melihat depot tanaman hias di tepi Jalintim Ogan Ilir Desa Sukaraja Baru Ogan Ilir Selatan, sikas hias dijual Rp 2,5 juta.
Bagi warga yang sering lewat jalan lintas timur (lintas) wilayah Ogan Ilir, tentu tak asing dengan deretan penjual tanaman hias di sepanjang jalan.
Berbagai tanaman hias seperti mawar, anggrek, bougenville (kertas), begonia, aglonema, anthurium (gelombang), adenium, janda bolong, palem, keladi, cemara dan lain-lain, show off di pinggir jalan sehingga memanjakan mata warga dan pengendara yang melintas.
Salah satu sentra tanaman hias di jalintim wilayah Ogan Ilir yakni "Idaman Tani" yang berlokasi di Desa Sukaraja Baru, Kecamatan Indralaya Selatan.
Di antara sekian banyak tanaman hias yang ditampilkan, salah satu yang menonjol adalah pohon sikas setinggi 3 meter.
Pemilik Idaman Tani, Daman Huri mengatakan, pohon sikas ini merupakan tanaman hias terjangkung yang dijualnya.
"Ini salah satu tanaman unggulan yang kami jual dan harganya paling tinggi di antara yang lain," kata Daman kepada TribunSumsel.com, Rabu (4/5/2022).
Harga sebatang phone sikas dipatok sebesar Rp 2,5 juta dan harga ini, kata Daman, untuk saat ini belum dapat ditawar.
"Pernah ada yang nawar Rp 2 juta. Saya bilang Rp 2,5 juta," tegas Daman.
Maklum, pohon sikas ini menurut Daman usianya cukup "sepuh" yakni 15 tahun dan kondisinya masih terawat hingga sekarang.
Untuk merawat pohon sikas dan tanaman hias lainnya yang berusia panjang, menurut Daman perlu perhatian ekstra.
"Bisnis tanaman ini tidak seperti jual-beli biasanya. Butuh waktu bertahun-tahun agar tanaman ini bernilai jual tinggi," ujar pria 65 tahun ini.
Baca juga: Wawancara Eksklusif Tribun Sumsel: Penjelasan Ahli Mikrobiologi Tentang Hepatitis Akut Misterius
Daman sendiri mulai membuka bisnis tanaman hias sejak tahun 2004 lalu, berawal dari hobi istri mengoleksi tanaman.
"Awalnya cuma hobi, tapi banyak yang beli tanaman kami. Akhirnya kami serius buka usaha ini," ungkap Daman.
Selain tanaman hias, Daman juga menjual tanaman buah seperti durian, kelengkeng dan mangga.
Keterampilan merawat tanaman hias diperoleh Daman secara otodidak dan pengalamannya selama belasan tahun.
"Pengalaman itu kan guru terbaik. Itu yang saya rasakan," kata dia sambil berdiri di sisi pohon sikas jagoannya itu.
Baca berita lainnya langsung dari google news.