Contoh Materi Khutbah Jumat Tetang Hari Terakhir Bulan Suci Ramadhan, Sedih dan Penuh Haru
Menyampaikan Khutbah Jumat adalah sebuah keharusan dan termasuk syarat sahnya sholat Jumat. Banyak tema yang bisa diambil untuk materi khutbah.
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Novaldi Hibaturrahman
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Khutbah Jumat merupakan syarat sahnya ibadah sholat Jumat menurut mazhab Syafi'i.
Adapun materi khutbah Jumat berupa menyampaikan peringatan dan juga bersifat mengajak umat muslim untuk sama-sama bertaqwa kepada Allah SWT.
Terlebih dalam menjalani hari-hari terakhir di bulan Suci Ramadhan.
Berikut contoh materi khutbah Jumat singkat bertema hari terakhir bulan Ramadhan.
KHUTBAH I :
إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له
وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
{ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ} [آل عمران: 102]
أما بعد
Ibadallah,
Khotib mewasiatkan kepada diri khotib pribadi dan jamaah sekalian agar senantiasa bertakwa kepada Allah. Karena hanya dengan takwalah seseorang dapat bahagia di dunia dan akhirat. Kemudian shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Ibadallah,
Sekarang ini, saat ini, telah berlalu setengah lebih dari bulan Ramadhan yang penuh rahmat. Rasanya, alangkah cepatnya waktu yang baik ini berlalu. Dia tetap berjalan baik orang-orang mengisinya dengan sungguh-sungguh atau bermalas-malasan. Waktu tetap berjalan. Orang yang shaleh dan mengisinya dengan baik akan mendapatkan kebaikan di sisi Rabb mereka.
وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُسْفِرَةٌ (38) ضَاحِكَةٌ مُسْتَبْشِرَةٌ
“Banyak muka pada hari itu berseri-seri, tertawa dan bergembira ria.” [Quran Abbasa: 38-39]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Materi-Khutbah-Jumat-Tetang-Hari-Terakhir-Bulan-Suci-Ramadhan.jpg)