Rusia Invasi Ukraina

22.000 Orang Mungkin Tewas, Ukraina Tolak Ultimatum Rusia, Vladimir Putin Bombardir Habis Kota

Adapun Rusia memberi peringatan kepada tetara Ukraina di beberapa kota di bagian tenggara untuk meletakkan senjata dan berhenti melawan.

Editor: Moch Krisna
(AFP)
Tentara Ukraina mencari mayat di puing-puing di sekolah militer yang terkena roket Rusia sehari sebelumnya, di Mykolaiv, Ukraina selatan, pada 19 Maret 2022. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Ukraina menolak menyerahkan Mariupol setelah diserang dan dikuasai tentara Rusia.

Adapun Rusia memberi peringatan kepada tetara Ukraina di beberapa kota di bagian tenggara untuk meletakkan senjata dan berhenti melawan.

Dikonfirmasi kementerian pada Minggu (17/4/2022), ultimatum tersebut telah diabaikan oleh tentara Ukraina.

Hal yang sama disampaikan seorang penasihat wali kota Mariupol Petro Andriushchenko di Telegram, Minggu (17/4/2022).

"Mulai hari ini, para pembela kami terus mempertahankan pertahanan," kata Andriushchenko sebagaimana dikutip CNN.

Mariupol telah dikepung selama lebih dari sebulan, dengan banyak korban dan sebagian besar kota hancur karena penembakan.

Bangunan sipil telah menjadi sasaran termasuk rumah sakit bersalin dan teater tempat 1.300 orang mencari perlindungan.

Gubernur militer wilayah Donetsk Ukraina, di mana Mariupol berada, mengatakan pada hari Selasa bahwa 22.000 orang mungkin tewas di kota itu.

Meskipun banyak yang telah melarikan diri, diperkirakan 100.000 orang masih tetap berada di Mariupol dan sekitarnya, yang dilaporkan sebagian besar berada di bawah kendali Rusia.

Beberapa tentara Ukraina yang diblokade di kota itu, bertahan melawan serangan Rusia.

Menurut media pemerintah Rusia, sebagian besar pembela Ukraina berlokasi di pabrik baja Azovstal, salah satu pabrik terbesar di Eropa dengan jaringan rel dan tungku.

Andriushchenko mengatakan perlawanan terhadap Rusia berlanjut di luar pabrik ini.

"Meskipun keinginan penjajah untuk menunjukkan bahwa tempat permusuhan terbatas pada Pabrik Baja Azovstal, ini tidak sesuai dengan kenyataan," kata Andriushchenko.

"Tadi malam ada perkelahian di Jalan Taganrog yang terletak lima kilometer dari Azovstal," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved